Amir Yudi Ingatkan PUPR Depok, Peristiwa OTT Petinggi PN Depok Jangan Sampai Terulang

Share

suaradepok.com | DEPOK — Tokoh masyarakat Depok, Amir Yudi, mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok bersama puluhan wartawan pada Senin (19/10/2026).

Kedatangan tersebut dilakukan untuk menyampaikan pesan tegas terkait transparansi, etika pelayanan, serta pencegahan potensi tindak pidana korupsi di lingkungan birokrasi Pemkot Depok.

Meski gagal bertemu Kepala DPUPR Kota Depok Yodi Joko Bintoro dan hanya diterima oleh Sekretaris Dinas (Sekdis) PUPR Budi Kipson, Amir Yudi menegaskan bahwa pesannya harus tetap tersampaikan guna mengurai sumbatan komunikasi antara masyarakat dan dinas terkait.

“Sebenarnya saya inginkan pertemuan dengan Kepala Dinas, bukan Sekdis. Tapi silaturahmi tidak boleh berhenti di pintu depan saja. Saya akui ada komunikasi yang tersumbat,” ujar Yudi di Kantor DPUPR Depok.

Dalam pertemuannya, Yudi menyoroti kebiasaan oknum pejabat yang diduga lebih sering bertemu rekanan di luar kantor resmi daripada bertugas di dalam kantor. Kebiasaan tersebut dinilai memicu kecurigaan publik dan berpotensi memicu timbulnya praktik korupsi.

Ia pun mengingatkan rekam jejak kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang pernah menjerat mantan pejabat Pengadilan Negeri Depok agar tidak terulang di dinas teknis seperti PUPR.

“Kepala Dinas PUPR harus sering-sering berkantor di dalam. Jangan suka berkantor di luar, apalagi hanya untuk pertemuan dengan rekanan. Itu memicu kecurigaan publik. Kejadian OTT Ketua PN dulu adalah pengalaman pahit. Kami warga Depok tidak ingin sejarah itu terulang di Dinas PUPR,” tegasnya.

Selain masalah integritas, Yudi juga menekankan pentingnya pemerataan hasil pembangunan bagi masyarakat luas yang telah membayar pajak. Ia meminta agar anggaran pembangunan dapat dirasakan langsung dampaknya oleh warga Depok.

“Jangan sampai orang Depok tidak merasakan kue yang terhidangkan. Kesejahteraan warga harus terjamin, jangan sampai ada yang kekurangan makan atau stunting sementara proyek berjalan,”tegasnnya lagi.

Melalui silaturahmi ini, Yudi menegaskan kembali komitmennya: “Pentingnya bersilahturahmi, tapi ingat, warga Depok jangan hanya dijadikan penonton. Tolong jangan bikin susah, mari kita kerja sama membangun kota Depok, Kami ingin Depok kota yang beradab,” pungkasnya. (Guntur Bulan)

 

Read more

Pos Terkait