Qori Hatmalina Nyatakan Kesiapan Rebut Kursi Senayan pada Pemilu 2029, Menatap Panggung Nasional 

Share

suaradepok.com | DEPOK — Peta politik menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mulai menghangat. Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi Partai Gerindra, Qori Hatmalina, secara tegas menyatakan kesiapannya untuk melakukan lompatan politik dari parlemen daerah menuju panggung nasional dengan membidik kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Langkah strategis ini menandai babak baru orientasi politik kader tulen besutan Prabowo Subianto tersebut. Saat dikonfirmasi mengenai kans pencalonannya, Qori menegaskan bahwa niat tersebut telah dipersiapkan secara matang dan terbuka ke ruang publik.

“Iya jadi memang kemarin saya sudah ngomong ya bahwa saya memang ya ingin ya di 2029 kalau memang ada kesempatan, saya maju di DPR RI,” ujar Qori usai menghadiri rapat PAPPRI Kota Depok belum lama ini.

Keputusan ini sekaligus menepis spekulasi terkait arah politiknya ke depan. Berbekal ideologi kepartaian yang kuat, ia menegaskan posisinya tetap tegak lurus di bawah panji Partai Gerindra.

“Karena ya saya cinta partai saya juga kan, cinta Pak Prabowo terutama gitu. Jadi insyaallah saya tetap di partai Gerindra,” tegasnya.

Menyongsong kontestasi elektoral tingkat nasional yang memiliki tingkat kompetisi jauh lebih ketat, Qori memandang bahwa kesiapan psikologis dan konsolidasi mesin pemenangan adalah harga mati.

“Ya pastinya pertama ya mental ya, terutama niat baik saya gitu kan ingin lebih bermanfaat untuk masyarakat begitu,” ungkapnya.

Ia juga memastikan bahwa pemetaan dan perumusan taktik pemenangan telah mulai dibahas bersama barisan pendukungnya.

“Ya strategi-strateginya untuk ke depan pun sudah saya dengan tim lah begitu, ke depan ya bisa lebih banyak ya,” tambahnya.

Alasan mendasar di balik ambisi politik Qori untuk naik kelas adalah dorongan kuat untuk memperluas spektrum pengabdian publik. Menurutnya, ruang gerak di tingkat kotamadya memiliki batasan teritori yang membuat instrumen kebijakan publik kurang leluasa dieksplorasi secara makro.

“Ya salah satunya adalah saya ingin berkontribusi lebih besar, lebih banyak aja, lebih luas begitu,” papar Qori.

Lebih lanjut, ia menguraikan proyeksi daerah pemilihan (dapil) yang akan diincarnya pada bursa pencalegan mendatang, dengan skema cakupan lintas wilayah administratif.

“Karena kalau di Depok kan cuman hanya di kota Depok gitu, kalau di DPR kan saya dua kota ya, yang insya Allah nanti entah Depok kota atau eh Depok kota dan Bekasi atau enggak Depok kota dan kota Bogor begitu,” terangnya.

Menariknya, di balik kalkulasi politik yang rasional tersebut, Qori turut mengenang kembali ambisi personal masa kecil yang turut membentuk trajektori politiknya hari ini. Dengan nada berseloroh, ia memandang parlemen pusat sebagai instrumen strategis yang mendekatkan posisinya dengan lingkaran pengambil kebijakan eksekutif tertinggi di Republik ini.

“Kalau cita-cita memang saya dari kecil ingin menjadi menteri ya. Ya jadi kalau kalau nanti ya nyalon DPR kan lebih dekat ya, artinya nanti bersama-sama dengan Pak Presiden begitu kan, siapa tahu saya dilirik kan gitu. Seperti itu, lucu ya?” ujarnya diiringi tawa ringan.

Sebagai aktor politik yang juga aktif dalam dinamika organisasi sosial dan kebudayaan—terutama lewat posisinya di Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPRI) Kota Depok—Qori berkomitmen membawa gaya komunikasi politik yang lebih cair, humanis, dan dekat dengan denyut nadi kultural masyarakat.

“Karena saya sekarang di PAPRI ya bersama Bang Hetus di PAPRI Kota Depok, saya ingin ya lebih lebih lebih santai untuk namanya masyarakat itu ya, jangan dibawa pusing gitu ya, karena saya pengennya masyarakat itu happy, enjoy gitu, bahagia gitu, ya mungkin saya memberikan hiburanlah lewat musik,” pungkasnya.

Dengan kombinasi loyalitas kader, kesiapan struktur tim, serta pendekatan kultural yang cair, langkah politik Qori Hatmalina diprediksi bakal menjadi salah satu poros kekuatan baru yang patut diperhitungkan dalam kontestasi perebutan kursi Senayan dari daerah pemilihan Jawa Barat pada Pemilu 2029 mendatang. (Guntur Bulan)

 

Read more

Pos Terkait