Pemkot dan KONI Depok Bersatu Dukung Turnamen Catur Piala Walikota, Targetkan Emas di Porprov

Share

suaradepok.com | DEPOK— Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Turnamen Catur Piala Walikota Depok yang digelar di Gedung Dibaleka 2, Lantai 10, Balai Kota Depok, Sabtu (17/10/2026). Ajang ini dinilai strategis dalam membina bibit-bibit muda sekaligus menjadi wujud nyata pemanfaatan fasilitas pemerintah untuk kemajuan olahraga daerah.

Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan Walikota Depok yang hadir memberikan sambutan sekaligus apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Depok, panitia pelaksana, serta para peserta. Dalam sambutannya, perwakilan Pemkot Depok menyampaikan permohonan maaf dari Walikota Depok yang berhalangan hadir langsung, namun tetap menaruh perhatian besar pada pembinaan cabang olahraga catur di Kota Depok.

“Kami dari Pemerintah Kota Depok sangat senang dan bahagia. Ini merupakan kali pertama fasilitas di Gedung Dibaleka 2 digunakan oleh Percasi. Pemkot Depok sangat terbuka bagi Percasi, KONI, maupun organisasi lainnya untuk memanfaatkan fasilitas pemerintah yang nyaman ini demi kepentingan bersama dan kemajuan olahraga,” ujar perwakilan Pemkot Depok, M. Fitriawan. Ahad, 17/10/26.

Ia juga berpesan kepada para atlet muda agar terus gigih, disiplin berlatih, serta senantiasa menghargai senior dan pelatih. Menurutnya, olahraga catur yang mengandalkan kecerdasan, taktik, dan strategi tidak hanya membentuk prestasi, tetapi juga melatih ketahanan mental serta cara berpikir strategis dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

Foto: suasana turnamen catur piala walikota depok, Sabtu, 17/10/26. (red) 

 

Sementara itu, Ketua KONI Kota Depok, Herry Suprianto, menekankan pentingnya kejuaraan ini sebagai sarana talent scouting untuk menemukan pecatur terbaik di Kota Depok. Selain wadah pembinaan, ajang ini berfungsi sebagai evaluasi berkala bagi klub dan pelatih dalam mengukur efektivitas program latihan.

“Kegiatan ini sangat penting bagi semua pihak, baik bagi KONI, pengurus cabang olahraga, maupun klub. Bagi klub, ini menjadi bahan evaluasi untuk menilai performa pelatih dan perkembangan para atlet,” ungkap Herry.

Herry juga mengingatkan para orang tua dan pelatih agar tidak membebani atlet usia dini (SD dan SMP) dengan target instan, melainkan mendampingi proses tumbuh kembang mereka secara berkelanjutan.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut jajaran pengurus Percasi Kota Depok seperti Mas Adian dan Wakil Ketua Mas Andrianto, legenda catur Bu Lindri, tokoh-tokoh catur lokal, serta atlet kebanggaan Indonesia, Mas Huda. Mas Huda baru saja berlaga di ajang Olimpiade dengan menorehkan catatan mengesankan—7 kemenangan, 1 remis, dan 2 kekalahan dari 10 pertandingan—yang membuktikan pecatur binaan Depok mampu bersaing di kancah internasional.

Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat mendatang, Herry optimistis kontingen Kota Depok yang diperkuat sekitar 700 atlet mampu menembus posisi 10 besar. Secara khusus, KONI Kota Depok menargetkan cabang olahraga catur dapat menyumbangkan minimal satu medali emas.

“Ajang Turnamen Piala Walikota ini sekaligus menjadi sarana try out dan uji coba sebelum bertanding di Porprov. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Depok agar para atlet kita bisa bertanding maksimal dan membawa pulang medali,” tutupnya. (Guntur Bulan)

Read more

Pos Terkait