DEPOK | suaradepok.com — Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kota Depok resmi memulai babak baru kepengurusan di bawah kepemimpinan Qori Hatmalina. Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali ekosistem musik dan ekonomi kreatif di Kota Depok. Senin, (3/8/2026) bertempat di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Margonda Raya.
Dalam pidato sambutannya, Qori menyampaikan komitmennya untuk merangkul seluruh pelaku seni dan musik di Depok. Ia menegaskan bahwa Depok memiliki potensi besar yang telah terbukti melahirkan banyak talenta hebat di kancah nasional, seperti Ayu Ting Ting, Pasha Ungu, hingga Boomerang.
“Depok adalah kota yang tidak pernah kekurangan talenta. Potensi musik Depok ini nyata, dan sudah saatnya kita memberi ruang yang layak bagi talenta-talenta untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Qori.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Qori memaparkan tiga komitmen utama kepengurusannya. Diantarannya, Pembinaan Musisi Muda guna membuka ruang pembinaan dan pemberdayaan bagi musisi muda Depok yang selama ini belum terfasilitasi secara maksimal. Lalu, ruang ekspresi dan perlindungan hukum juga menjadikan PAPPRI sebagai wadah panggung musik sekaligus membentengi hak-hak musisi melalui perlindungan hukum.
Dan tidak kalah penting, Qori Hatmalina yang juga Anggota DPRD Depok Fraksi Gerindra menambahkan, sinergi lintas sektor juga menjadi salah satu untuk menguatkan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Depok, stakeholder, komunitas seni, dan masyarakat luas.
“PAPPRI Depok tidak boleh hanya jadi wadah berkumpul, tetapi harus bertransformasi menjadi motor penggerak industri musik dan ekonomi kreatif,” ucapnya.
Pelantikan ini juga mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari musisi senior tanah air, Bongky Marcel (bassis grup band BIP dan eks-Slank) yang menetap di Depok.
Bongky berharap kepemimpinan baru ini dapat memicu revolusi musik di Kota Depok. Ia mengibaratkan Depok memiliki potensi seperti Kota Seattle di Amerika Serikat yang pernah memimpin industri musik dunia saat era grunge (Nirvana).
“Semangatnya sangat positif. Mudah-mudahan ini jadi revolusi musik dari Kota Depok. Selama ini Depok dianggap ‘Jakarta Coret’, musisinya termasuk saya lebih sering cari panggung di Jakarta karena ‘mesin’ di Depoknya belum hidup,” kata Bongky, diselasela acara pelantikan, yang juga dilantik menjadi pengurus PAPRI Depok.
Bongky menekankan pentingnya menghidupkan ekosistem lokal melalui penyediaan ruang kreatif, standar mutu karya/rekaman, hingga aktivitas ekonomi yang berkelanjutan di bidang musik. Ia memastikan para musisi senior siap memberikan dukungan 100% untuk mendampingi kepengurusan PAPPRI Depok yang baru.
“Ibu Qori ini semangat sekali, ya kita dukung. Karena beliau memimpin, apa yang dipimpin ya kita yang support dari sisi industri musik sehari-hari,” pungkas Bongky.
Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut, Walikota Depok, Supian Suri, Anggota DPR RI, Nuroji, Anggota DPRD Provinsi, H. Pradi Supriatna, dan beberapa Anggota Dewan DPRD Depok. (Guntur Bulan)

