Mebeler SMPN 3 Depok Siap Sambut Siswa Baru, Walikota Supian Suri Pastikan Pendidikan Berkualitas di Depok

Share

DEPOK | suaradepok.com—Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menempati janjinya mendatangkan mebeler atau bangku, kursi untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa SMPN 3 Kota Depok.

Dimana sebelumnya siswa disana sempat belajar tanpa menggunakan meja dan kursi. Siswa terpaksa belajar lesehan di lantai. Berdasarkan pantauan, para pekerja menurunkan kursi dan meja dari truk berwarna putih.

Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, M Yusuf saat dikonfirmasi wartawan mengatakan mebeler untuk SMPN 3 Depok sudah datang. Ia memastikan seluruh kebutuhan mebeler di SMPN 3 Depok telah terpenuhi jelang dimulainya tahun ajaran baru 2026-2027.

“Waalaikumsalam, Insha Allah ya Mebeler terpenuhi,” katanya dalam pesan singkat yang diterima wartawan, Kamis (9/7/2026).

Sementara itu, pengurus Komite Sekolah SMPN 3 Depok, Wido Praktikno mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Depok yang sudah menepati janjinya dalam menyediakan mebeler untuk kelangsungan KBM.

“Alhamdulilah nanti pada tahun ajaran baru 2026-2027 anak-anak kami tidak belajar lagi dengan lesehan di lantai,” katanya.

Wido mengatakan, pada peresmian SMPN 3 Depok paska renovasi Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan akan segera mengatasi kekosongan mebeler.

“Dan Alhamdulillah janji tersebut ditepati, dan kami ucapkan terima kasih,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono mengatakan, sebelummya Pemkot melakukan pendataan ulang kebutuhan meja dan kursi di SMPN 3 Depok.

Disdik sengaja tidak terburu-buru dalam melaksanakan pengadaan meski persoalan mebeler SMPN 3 Depok sempat menjadi perhatian masyarakat. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh tahapan berjalan sesuai aturan dan menghasilkan pengadaan yang berkualitas.

Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin pengadaan dilakukan secara tergesa-gesa hanya karena adanya tekanan atau sorotan publik. Sebaliknya, seluruh proses harus dipastikan matang mulai dari perencanaan, administrasi hingga pelaksanaannya.

Lebih lanjut, Wahid Suryono menyampaikan apresiasi kepada para orang tua siswa dan pihak sekolah yang telah bersabar selama proses penyelesaian pengadaan berlangsung. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar di tengah keterbatasan yang ada.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Depok, H. Supian Suri angkat bicara terkait sejumlah siswa SMPN 3 Depok yang membawa meja lipat sendiri untuk belajar.

“Ya, kemarin kan memang saya sampaikan, kita di SMPN 3 memang belum semuanya ruang terfasilitasi,” katanya pada Rabu (21/1/2026). Dilansir jurnaldepok.com

Supian Suri memastikan pihaknya tak akan tinggal diam dengan kondisi tersebut. Ia menjelaskan, pembangunan gedung SMPN 3 Depok telah diselesaikan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok pada 2025. Namun, pengadaan mebel belum sepenuhnya mengikuti penyelesaian fisik bangunan.

Supian mengakui, pemenuhan meja dan kursi baru mencakup sekitar setengah dari kebutuhan ruang kelas yang tersedia. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian ruang belajar belum dilengkapi sarana yang memadai sejak gedung mulai digunakan

Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memastikan fasilitas pendidikan yang layak bagi peserta didik. Evaluasi perencanaan lintas perangkat daerah, menurut dia, juga menjadi perhatian agar ketidaksinkronan serupa tidak kembali terjadi. (red)

 

Read more

Pos Terkait