Adu Kuat Gerindra-PDI-P pada Muskot Ketua Kadin Depok

Share

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

 

DEPOK | suaradepok.com – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok, Miftah Sunandar menegaskan pihaknya sudah telah siap menggelar Musyawarah Kota (Muskot) pada pertengahan Agustus 2026.

Saat ini dikatakan Miftah, Kadin Depok bahkan telah menentukan atau membentuk panitia pengarah (SC) dan panitia pelaksana (OC) untuk pemilihan Ketua Kadin Kota Depok periode 2026-2031.

 

”Kami akan segera melakukan audiensi secara resmi kepada Ketua Kadin Provinsi Jawa Barat untuk melaporkan persiapan Muskot, meskipun secara lisan kami sering berkomunikasi dan berkonsultasi dengan Kadin Jabar,” kata Miftah Sunandar dilansir depokraya, Sabtu (20/6/2026).

Ia juga mengatakan Kadin Depok segera melakukan berbagai tahapan persiapan Muskot usai melakukan audiensi dengan Kadin Jawa Barat, seperti pembukaan pendaftaran bakal calon ketua.

”Panitia sudah menyiapkan tahapan-tahapan secara matang, kapan pembukaan pendaftaran, pengambilan formulir, pengembalian formulir dan sebagainya,” tambah Miftah.

Miftah menegaskan bahwa Kadin Kota Depok membuka seluas-luasnya bagi pengurus Kadin Kota Depok atau dari kalangan pengurus asosiasi untuk maju sebagai bakal calon Ketua Kadin Depok

”Asal memenuhi syarat sebagai calon ketua sesuai AD ART Kadin, silakan maju, kita buka seluas-luasnya,” ujar Miftah Sunandar.

Miftah belum bisa memastikan karena ada beberapa nama yang sempat beredar, tapi calon resmi baru akan kita lihat setelah mendaftar secara resmi kepada panitia pelaksana muskot.

Dua Nama Mencuat Sebagai Bakal Calon Ketua Kadin Depok. Diinformasikan, saat ini bursa calon Ketua Kadin Depok periode 2026-2031 diperkuat dua nama pengusaha, Dokter Karlina dan Rudi Malau. Keduanya merupakan pengusaha yang sudah malang melintang di Kota Depok, Jawa Barat.

Saat ini Dokter Karlina menjabat sebagai Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kota Depok dan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok yang dipimpin Cing Ikah, istri Wali Kota Depok Supian Suri.

Dokter Karlina adalah pemilik Rumah Sakit Graha Permata Ibu yang lebih dikenal sebagai RS GPI di Kukusan, Beji Kota Depok.

Selain punya rumah sakit, dokter Karlina juga memiliki usaha lain, di sektor perdagangan, pertanian dan perikanan di Sukabumi, Cianjur Selatan dan Jawa Timur dengan jumlah pegawai lebih dari 500 orang.

Sedangkan Rudi Malau saat ini menjadi salah satu Wakil Ketua Kadin Provinsi Jawa Barat. Di Kadin Depok, sebelumnya Rudi Malau pengurus di Badan Perizinan Pemasaran dan Keuangan. Rudi memiliki bisnis perdagangan barang elektronika, kuliner dan jasa konstruksi.

Menariknya, dari informasi yang didapat halaman.co.id, aroma Musyawarah Kota Kadin Kota Depok bagaikan perang terbuka antara dua partai politik, yaitu Partai Gerindra dan PDI-Perjuangan.

Beberapa sumber yang diwawancarai media namun meminta identitasnya dirahasiakan membenarkan bahwa Dokter Karlina mendapatkan dukungan dari partai Gerindra Kota Depok.

Sementara Rudi Malau terbawa rekam jejak sang istri yang merupakan salah satu calon anggota legislatif Jabar Dapil Depok-Bekasi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDI-P.

Yang lebih menarik, terdapat hal yang patut diwaspadai kedua bakal calon Ketua Kadin yang dimaksud, yaitu kehadiran Dian Nurfarida pada kontestasi yang sama.

Jika Dian Nurfarida ikut maju dalam Muskot Ketua Kadin Depok, arah kontestasi dipastikan berubah 180 derajat. Dian memang tidak terlihat di permukaan belakangan ini, namun perannya sebagai pengusaha tak bisa dipandang sebelah mata.

Mediamassa  beberapa kali mencoba melakukan wawancara kepada Dian Nurfarida, namun belum mendapatkan jawaban mengenai kepastian Dian Nurfarida akan ikut dalam Muskot Ketua Kadin Depok.

Dian Nurfarida hanya mengatakan masih menunggu restu semesta mengenai keharusan dirinya ikut dalam pemilihan Ketua Kadin Kota Depok. “Ya kita lihat nanti aja deh ya,” begitu kata Dian. (Redaksi)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Read more

Pos Terkait