Bogor |suaradepok.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Gandul kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli Tahun 2026.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan intervensi program lanjutan kepada komunitas Kelompok Ramah Lingkungan (KRL) Asri 27 dalam kegiatan seremonial yang dilaksanakan di Aula Posyandu RW 27, Kabupaten Bogor, Rabu (6/5).
Program ini difokuskan pada penguatan branding produk turunan hasil ketahanan pangan sebagai upaya mendorong pengembangan circular economy berbasis masyarakat. Melalui pendampingan berkelanjutan, PLN berharap masyarakat mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Manager UPT Gandul, Akhmad Fauzan menyampaikan bahwa program TJSL PLN Peduli merupakan bentuk investasi sosial jangka panjang yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga pada penciptaan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan.
“Program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sekitar aset PLN. Kemandirian ekonomi masyarakat menjadi bagian penting dari keberhasilan bersama dalam membangun lingkungan yang produktif dan berdaya,” ujar Fauzan. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan aset vital ketenagalistrikan, khususnya infrastruktur transmisi.
Dukungan PLN turut memperoleh apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Kasi Kemitraan Dinas Lingkungan Hidup, Surya Sumini. Menurutnya, kolaborasi antara korporasi dan masyarakat seperti yang dilakukan PLN menjadi contoh nyata implementasi pemberdayaan berbasis lingkungan dan ekonomi berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi dukungan PLN terhadap inisiatif kelompok sadar lingkungan seperti KRL Asri 27. Kolaborasi ini menjadi model yang baik dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mandiri dan produktif,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KRL Asri 27, Damidi, menyampaikan apresiasi atas pendampingan berkelanjutan yang diberikan PLN kepada komunitasnya. Ia menyebutkan bahwa dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kelompoknya untuk terus berinovasi dalam mengembangkan program ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan.
Kegiatan yang turut dihadiri perangkat Kecamatan Gunung Putri dan Desa Tanjung Udik tersebut ditutup dengan penyerahan tumpeng kepada Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIT JBB, Gita Kurniawan Ginting, serta panen bersama di area kolam ikan bioflok milik komunitas.
General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, mengungkapkan bahwa program Desa Berdaya PLN merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional PLN.
“PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik yang andal, tetapi juga berupaya tumbuh bersama masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan dan kualitas lingkungan,” ujar Himmel.
Melalui program Desa Berdaya ini, PLN berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam menciptakan komunitas yang mandiri secara ekonomi, peduli terhadap lingkungan, serta mampu mendukung keberlanjutan pembangunan di wilayah sekitar operasional PLN.



