suaradepok.com | DEPOK – Seorang pria berinisial HS, yang kerap mencitrakan diri sebagai “tokoh” di Kota Depok, diduga menipu temannya sendiri. HS diduga melakukan penipuan bermodus gadai mobil fiktif terhadap Kasno, Ketua RT 08/10 Kelurahan Sukmajaya. Akibat ulah HS, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Aksi dugaan penipuan ini bermula pada 27 Februari 2026. Dengan memanfaatkan status sosial dan kedekatan emosional, HS menawarkan satu unit Pajero Sport kepada Kasno. Tak tanggung-tanggung, untuk meyakinkan korbannya, HS menggunakan foto profil WhatsApp (DP) yang berpose bersama Presiden Prabowo.
“Bagaimana saya tidak percaya, dia orang yang saya kenal dan tokoh di Depok. Di HP-nya saja foto dengan Presiden Prabowo. Ini yang menambah kepercayaan saya,” tegas Kasno dalam klarifikasinya, dalam video youtube (tv depok),Selasa (10/03).
Percaya pada citra tersebut, Kasno mentransfer uang sebesar Rp65 juta. Namun, janji tinggal janji. Satu minggu berlalu, unit Pajero yang dijanjikan tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Pelaku terus berkelit dengan berbagai dalih yang tidak masuk akal.
Kejahatan HS semakin terang benderang setelah dilakukan pengecekan terhadap foto STNK yang diserahkan. Ternyata, dokumen kendaraan tersebut berstatus Blokir Jual.
“Artinya dari awal memang sudah ada dugaan niat tidak baik. Kalau sudah diblokir penjualan, tidak mungkin foto itu diserahkan ke saya untuk dijanjikan gadai. Ini murni penyesatan,” ungkap Kasno dengan nada kecewa.
Hingga saat ini, HS baru mengembalikan Rp25 juta dari total dana yang digelapkan. Masih ada Rp40 juta uang korban yang tertahan di tangan pelaku. Ironisnya, istri pelaku diketahui merupakan seorang ASN di RS ASA Tapos, namun hingga kini belum ada solusi konkret untuk melunasi sisa uang tersebut.
Menjelang hari raya Idul Fitri, Kasno memberikan peringatan keras. Meski saat ini masih mengedepankan “iktikad baik”, kesabaran korban ada batasnya.
“Saya belum mau menempuh jalur hukum, kecuali menunggu niat baik HS mengembalikan uang saya. Kalau sisa Rp40 juta kembali, masalah clear. Jika tidak, jangan salahkan jika saya menempuh jalur lain,” pungkasnya.
Kasus ini menjadi peringatan bagi warga Depok agar tidak mudah terkecoh oleh oknum yang menjual nama besar atau foto bersama tokoh nasional untuk melancarkan aksi penipuan. (Guntur Bulan)

