Depok |suaradepok.com – Keandalan sistem kelistrikan dalam menghadapi bencana alam maupun gangguan skala besar merupakan salah satu prioritas utama PT PLN (Persero). Dalam berbagai peristiwa darurat, mulai dari bencana banjir di Sumatra hingga gangguan sistem kelistrikan berskala besar (blackout), Tim Emergency Restoration System (ERS) PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) senantiasa hadir sebagai garda terdepan dalam mendukung percepatan pemulihan sistem kelistrikan nasional.
Tim ERS merupakan personel khusus yang dibentuk dan dipersiapkan untuk menangani kondisi darurat pada infrastruktur transmisi tenaga listrik. Dengan kompetensi teknis yang tinggi serta kemampuan bekerja di bawah tekanan waktu, tim ini memiliki peran strategis dalam memastikan proses pemulihan sistem dapat berjalan cepat, aman, dan andal.
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIT JBB, Gita Kurniawan Ginting, menjelaskan bahwa salah satu tugas utama tim ERS adalah melakukan pembangunan Tower Emergency sebagai pengganti sementara menara transmisi yang mengalami kerusakan atau roboh akibat bencana alam maupun gangguan lainnya.
“Ketika terjadi gangguan besar yang mengakibatkan tower transmisi roboh, tim ERS bergerak cepat melakukan koordinasi, mobilisasi personel dan material, serta pembangunan tower emergency agar penyaluran tenaga listrik dapat segera dipulihkan dan masyarakat kembali memperoleh layanan listrik secara optimal,” ujar Gita.
Dalam berbagai penugasan di wilayah Sumatra, termasuk saat terjadi kerusakan pada sejumlah tower transmisi akibat cuaca ekstrem dan bencana alam, personel PLN UIT JBB turut diterjunkan untuk memberikan dukungan teknis. Mereka bekerja secara terintegrasi bersama unit PLN di wilayah terdampak guna mempercepat proses pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan.
Saat ini, PLN UIT JBB memiliki 20 personel ERS yang telah dipersiapkan secara khusus untuk mendukung pembangunan tower emergency. Seluruh personel tersebut merupakan tenaga profesional yang telah mengantongi berbagai sertifikasi dan kompetensi khusus dalam pekerjaan konstruksi transmisi, pekerjaan pada ketinggian, serta penanganan kondisi darurat.
“Personel yang ditugaskan memiliki keahlian khusus dan sertifikasi yang relevan dengan pekerjaan berisiko tinggi. Selain itu, mereka juga secara rutin mengikuti pelatihan dan simulasi agar selalu siap menjalankan tugas kapan pun dibutuhkan,” tambah Gita.
Pembangunan tower emergency sendiri dilakukan pada jaringan transmisi bertegangan tinggi hingga ekstra tinggi, seperti 275 kV dan 500 kV, sehingga membutuhkan tingkat presisi, kompetensi teknis, dan penerapan budaya keselamatan kerja yang sangat tinggi.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian personel dalam mendukung pemulihan sistem kelistrikan nasional, PLN juga memberikan penghargaan kepada para anggota tim ERS melalui berbagai program apresiasi perusahaan.
Lebih lanjut, Gita menilai bahwa setiap penugasan yang dijalankan menjadi sarana pembelajaran yang sangat berharga untuk meningkatkan kapasitas dan pengalaman personel dalam menghadapi berbagai tantangan operasional di masa mendatang.
“Setiap penugasan memberikan pengalaman berharga bagi personel kami untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Dengan kesiapan sumber daya manusia serta peralatan yang dimiliki, PLN siap mendukung pemulihan sistem kelistrikan di berbagai wilayah Indonesia kapan pun diperlukan,” tuturnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, menegaskan bahwa keberadaan Tim ERS merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik nasional.
“Tim ERS adalah representasi kesiapsiagaan PLN dalam menghadapi berbagai kondisi darurat yang berpotensi mengganggu sistem ketenagalistrikan. Dengan kompetensi yang dimiliki serta pengalaman yang terus diasah melalui berbagai penugasan, kami optimistis dapat mendukung percepatan pemulihan sistem sehingga masyarakat tetap mendapatkan layanan listrik yang andal. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa PLN selalu siap hadir untuk negeri dalam kondisi apa pun,” ujar Himmel.
Keberadaan Tim ERS PLN UIT JBB menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan infrastruktur ketenagalistrikan nasional. Di tengah tantangan alam yang semakin dinamis, para personel terlatih tersebut terus menjadi garda terdepan untuk memastikan listrik dapat kembali mengalir dan mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi Indonesia.



