BerandaBerita TerkiniProyek Penataan Trotoar Jalan H. Juanda Depok Belum Selesai,...

Proyek Penataan Trotoar Jalan H. Juanda Depok Belum Selesai, Pengguna Jalan Kecewa

DEPOK | suaradepok.com

Meski telah memasuki tahun baru 2026, pekerjaan penataan trotoar di ruas jalan H. Juanda, Kota Depok, Jawa Barat, masih terus dikerjakan dan belum menunjukkan tanda-tanda akan segera selesai. Kondisi ini tidak hanya menjadi perhatian bagi warga sekitar, tetapi juga menimbulkan sejumlah pertanyaan mendalam bagi ribuan pengguna jalan yang menggunakan ruas tersebut sebagai akses tembusan penting menuju Jalan Margonda Raya salah satu jalan utama yang menghubungkan berbagai wilayah di Depok dan sekitarnya.

Ruas jalan H. Juanda sendiri tidaklah sepi pengguna. Selain menjadi jalan alternatif menuju Jalan Margonda Raya, jalur ini juga dilalui oleh banyak kendaraan dari dan menuju kawasan Sukmajaya, Pancoran Mas, serta beberapa kompleks perumahan dan fasilitas umum di sekitarnya. Sejak pekerjaan penataan trotoar dimulai beberapa bulan lalu, aktivitas lalu lintas di sana kerap terganggu, dan kondisi ini semakin terasa setelah pergantian tahun yang seharusnya menjadi momentum untuk menyelesaikan berbagai proyek publik.

Leo (36), seorang warga kawasan Sukmajaya yang setiap hari harus melintas melalui jalan H. Juanda untuk bekerja, menjadi salah satu yang paling terdampak dan mengeluarkan keluhan terhadap progres pekerjaan tersebut. Menurutnya, aktivitas pengerjaan tidak hanya memakan waktu lama, tetapi juga telah mengganggu kenyamanan dan bahkan keamanan perjalanan pengguna jalan yang melintas sehari-hari.

“Kalau cuma lama saja mungkin bisa dimaklumi, tapi yang jadi masalah adalah bagaimana pekerjaan ini dikelola. Bahan material diletakkan persis di pinggir jalan tanpa ada pagar atau penanda yang jelas. Akibatnya, banyak pengendara yang tidak menyadari dan mengalami kegok saat melewati area tersebut,” jelas Leo dengan nada yang menunjukkan rasa kecewa. Senin, 5/1/26.

Dia menambahkan bahwa kondisi ini semakin membuatnya khawatir, terutama pada malam hari atau saat cuaca tidak mendukung seperti saat hujan turun.

“Jalan sudah cukup sempit, ditambah lagi material yang menempati bagian jalan, jadinya sering terjadi kemacetan kecil atau bahkan benturan antar kendaraan. Sekelas Kota Depok kok masih ada pekerjaan proyek yang belum selesai, padahal udah ganti tahun. Kita berharap proyek publik seperti ini bisa dikelola dengan lebih baik dan tepat waktu,” ujarnya dengan nada cetus.

Tidak hanya Leo, sejumlah pengguna jalan lain yang ditemui di lokasi juga menyampaikan keluhan serupa. Siti (40) seorang ibu rumah tangga yang sering menggunakan jalan tersebut untuk mengantar anaknya ke sekolah, mengaku merasa khawatir setiap kali melewati area proyek. “Saya biasanya naik motor, dan seringkali harus menghindari bahan  material yang diletakan di pinggir jalan. Kadang ada material yang bahkan sedikit masuk ke jalur kendaraan, jadi sangat berbahaya,” ungkapnya.

Ironisnya, meskipun keluhan dari masyarakat terus muncul dan dampak yang ditimbulkan semakin terasa, instansi terkait yang seharusnya mengelola proyek ini belum memberikan keterangan resmi apa pun terkait pekerjaan penataan trotoar tersebut. Bahkan, pihaknya terkesan seperti tutup mata terhadap berbagai keluhan yang diajukan oleh masyarakat.

Tim redaksi suaradepok.com telah beberapa kali melakukan upaya konfirmasi secara berturut-turut kepada beberapa instansi terkait, mulai dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok hingga dinas terkait lainnya. Namun, setiap kali upaya konfirmasi dilakukan, pihak instansi hanya memberikan tanggapan yang samar atau bahkan tidak memberikan jawaban nyata sama sekali.

Hal ini semakin menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan proyek publik di Kota Depok. Proyek penataan trotoar sendiri seharusnya merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan kenyamanan masyarakat. (Guntur Bulan)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img