Banten – Dari sudut RW 01, Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, harapan itu tumbuh dan berbuah. Di Kampung Urang Baraya, deretan hasil hortikultura yang siap dipanen menjadi bukti nyata bahwa energi listrik tidak hanya menerangi, tetapi juga menggerakkan kehidupan dan membuka peluang masa depan.
Melalui program PLN Peduli dan inisiatif Electrifying Agriculture (EA), PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Durikosambi terus menghadirkan manfaat konkret bagi masyarakat. Dukungan kelistrikan pada sistem irigasi, penerangan area budidaya, hingga pemanfaatan peralatan pertanian modern telah mendorong peningkatan produktivitas sekaligus efisiensi pengelolaan lahan oleh warga.
Panen hari ini bukan sekadar hasil dari tanah yang subur, tetapi juga buah dari kolaborasi, kerja keras, dan semangat gotong royong masyarakat. Kehadiran listrik menjadi katalis perubahan—mengubah lahan menjadi sumber penghidupan, sekaligus mengubah harapan menjadi kenyataan.
Manager PLN UPT Durikosambi, Bapak Taufik Rossal Sukma, menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan peran aktif PLN dalam mendukung pemberdayaan masyarakat serta ketahanan pangan nasional.
“Hari ini kita tidak hanya memanen hasil hortikultura, tetapi juga memanen harapan, semangat, dan masa depan yang lebih baik. Melalui PLN Peduli dan Electrifying Agriculture, kami berkomitmen menjadikan energi listrik sebagai penggerak kesejahteraan dan kemandirian masyarakat. Inilah wujud nyata kehadiran PLN di tengah masyarakat,” ujar Taufik.
General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, memandang keberhasilan ini sebagai lebih dari sekadar program.
“Yang kita lihat hari ini bukan hanya hasil panen, tetapi perjalanan perubahan. Melalui PLN Peduli, kami ingin memastikan bahwa energi listrik mampu menjadi fondasi bagi kesejahteraan masyarakat. Ketika energi hadir di tempat yang tepat, ia mampu menggerakkan kehidupan dan menumbuhkan masa depan,” ungkapnya.
Kini, Kampung Urang Baraya bukan sekadar lokasi urban farming. Ia menjadi simbol bagaimana kolaborasi, teknologi, dan kepedulian dapat bersatu menciptakan perubahan nyata.
Dari Karawaci, sebuah pesan sederhana mengalir: bahwa energi yang andal tidak hanya menyalakan lampu, tetapi juga menyalakan harapan, menghidupkan mimpi, dan menggerakkan kehidupan.



