Ember Biru, Bakal Kurangi Masalah Sampah Kota Depok

Share

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

suaradepok.com | SAWANGAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mempercepat implementasi Program Ember Biru sebagai langkah strategis menekan volume sampah yang terus menumpuk di TPA Cipayung.

Kondisi tempat pembuangan akhir tersebut saat ini dinilai semakin mengkhawatirkan, dengan tinggi timbunan sampah yang telah melampaui 30 meter. Situasi ini mendorong Pemkot untuk mengubah pendekatan pengelolaan sampah, dari yang semula berfokus di hilir menjadi dari hulu atau tingkat rumah tangga.

Wali Kota Depok, Supian Suri menegaskan bahwa pengurangan sampah harus dimulai dari sumbernya. Menurutnya, pemilahan sampah sejak dari rumah menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Program Ember Biru kami dorong agar masyarakat terbiasa memilah sampah organik dan anorganik dari rumah. Ini langkah penting untuk mengurangi beban TPA,” ujarnya, Senin (06/04/2026). seperti dikutip depok.voa.id

Berdasarkan data Pemkot Depok, produksi sampah harian yang dikirim ke TPA mencapai sekitar 1.200 ton. Dari jumlah tersebut, lebih dari separuhnya merupakan sampah organik yang masih dapat diolah kembali.

Jika pengelolaan sampah organik dilakukan secara optimal di tingkat rumah tangga, volume sampah yang dibuang ke TPA berpotensi berkurang signifikan.

Implementasi Program Ember Biru di Kelurahan Duren Seribu menjadi contoh awal keberhasilan. Partisipasi masyarakat dinilai meningkat, ditandai dengan semakin banyak warga yang mulai melakukan pemilahan sampah secara mandiri.

Selain itu, sampah organik yang telah dipisahkan juga mulai dimanfaatkan, salah satunya melalui budidaya maggot yang memiliki nilai ekonomis sebagai pakan ternak.

Meski demikian, tantangan masih dihadapi dalam pengelolaan sampah anorganik, khususnya plastik. Pemkot Depok saat ini terus mengevaluasi skema distribusi dan pengolahan agar jenis sampah tersebut tetap memiliki nilai ekonomi.

Program Ember Biru masih dalam tahap pengembangan dan evaluasi. Pemkot Depok menargetkan, jika program ini berjalan optimal di Duren Seribu, maka akan diperluas ke wilayah lain sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah di Kota Depok. ***

Read more

Pos Terkait