DEPOK | suaradepok.com– Hotel Savero Depok menyatakan kesiapan penuh untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menyambut gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Sebagai salah satu akomodasi di kawasan strategis, Savero berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi menjaga nama baik Kota Depok di mata para tamu dan atlet yang akan bertanding.
General Manager Hotel Savero Depok, Rahmawati, menegaskan bahwa seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) di hotelnya telah dipersiapkan dengan matang untuk menyambut perwakilan dari 10 cabang olahraga (cabor) yang rencananya akan menginap.
“Arahan kita ini membawa nama baik Kota Depok. Bagaimana kita bisa mewujudkan Freendly City sesuai dengan tag-nya. Ini mukanya Depok loh di Porprov. Kita mengingat tiga kata sukses: sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sama sukses administrasi,” ujar Rahmawati.
Terletak di kawasan Ring 1 Jalan Raya Margonda, Hotel Savero Depok mengoperasikan 110 kamar yang siap disewa. Meski berstatus sebagai hotel bintang 3, Rahmawati menjamin kualitas yang diberikan akan melebihi ekspektasi, terutama dari segi variasi makanan dan pelayanan.
“Kalau produk kamar di mana-mana sama, ada kamar mandi dan tempat tidur. Yang membedakan itu pasti pelayanan sama makanan. Kita enggak mungkin menjual bintang 3 harga bintang 5. Yang ada kita harga bintang 3, pelayanan bintang 5,” ujarnya.
Menyesuaikan dengan kebutuhan para atlet yang memiliki jadwal ketat, pihak hotel juga menawarkan fleksibilitas tinggi. Salah satunya adalah memajukan jam buka sarapan dari yang biasanya jam 6 pagi menjadi jam 3 pagi, serta siap menyesuaikan menu khusus atlet, seperti penyediaan telur rebus sesuai koordinasi tim.
Selain fasilitas kebugaran (gym room) di lantai atas, Savero Depok juga mengunggulkan kemudahan akses kesehatan. Lokasinya yang strategis membuat hotel ini dekat dengan beberapa rumah sakit besar seperti Eka Hospital, Mitra Keluarga, dan Rumah Sakit Bunda, yang siap diajak kerja sama jika terjadi kondisi darurat medis pada atlet. Pihak hotel juga siap membantu memfasilitasi kebutuhan kendaraan jika diminta oleh koordinator cabor.
Di sisi lain, Rahmawati juga memberikan catatan penting terkait maraknya promosi akomodasi menjelang Porprov 2026. Ia mengimbau pihak terkait untuk tidak mempromosikan penginapan yang tidak memenuhi unsur legalitas resmi.
Menurutnya, penginapan yang tidak terdaftar di Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan tidak berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpotensi mencoreng nama Pemkot Depok, terutama jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada tamu.
Ia memastikan hotel-hotel yang telah tergabung resmi di bawah PHRI—seperti Savero, Santika, Favehotel, Sifana, Bumi Wiyata, dan Margo Hotel—siap berkoordinasi secara solid demi kelancaran acara.
“Pokoknya, siap Porprov 2026! Roket! Kita siap ngasih muka bagus buat Kota Depok,” pungkas Rahmawati. (Guntur Bulan)



