BerandaDepok"Street Chess" Warnai Reses Fransiscus Samosir pada Masa Sidang...

“Street Chess” Warnai Reses Fransiscus Samosir pada Masa Sidang 1 Tahun 2026

SUKMAJAYA | suaradepok.com

Dalam rangka kegiatan reses masa Sidang I Tahun 2026 yang bertujuan menerima aspirasi, saran, dan masukan dari masyarakat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI PERJUANGAN), Fransiscus Samosir, meluncurkan lomba catur bertajuk “Street Chess” yang diklaim sebagai yang pertama di dunia. Acara berlangsung Sabtu (31/1/2026) di Sukmajaya, tepatnya di Jalan Proklamasi Ujung, dengan dukungan Klub Catur Pion Baja Chess Club (PBCC).

Meski sempat terlambat 17 menit akibat motor yang dikendarainya mengalami mogok di tengah hujan, semangat Legislator dari Daerah Pemilihan Kecamatan Sukmajaya tersebut tidak patah. Ia bahkan terpaksa berjalan beberapa meter dan mencari bantuan sebelum akhirnya dijemput oleh kakaknya yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Acara Street Chess.

“Maaf saya telat 17 menit karena motor yang saya kendarai mogok, tidak berselang lama saya dijemput oleh kakak saya sekaligus ketua panitia acara Street Chess di Jalan Proklamasi Ujung, alhamdulilah sampai juga disini. Kita akan laksanakan lomba catur di jalan,” ujarnya saat memberikan pidato pembukaan, disambut dengan tepuk tangan meriah dari hadirin yang menyadari usaha yang telah dilakukan.

Menurut Frans, belum ada acara dengan konsep serupa di seluruh dunia. Awalnya ada usulan untuk menyelenggarakan acara di Balai Rakyat dari Pak Maruntung, namun ide tersebut ditolak karena dianggap terlalu resmi.

“Saya mau yang santai-santai,” jelasnya, menekankan pentingnya suasana yang akrab agar peserta dan masyarakat bisa lebih menikmati kegiatan.

Selain untuk mengembangkan olahraga catur, lanjut Frans, acara ini juga memiliki tujuan untuk mendukung para pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pasar setempat agar dapat mendapatkan penghasilan tambahan.

“Kita harapkan tidak hanya pecatur yang mendapatkan manfaat, tapi juga rekan-rekan pedagang yang sudah lama ada di sini,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta, khususnya anak-anak yang disebut sebagai “bibit-bibit unggul” dengan harapan mereka bisa berkembang hingga tingkat nasional dan bahkan internasional. Samosir juga mengungkapkan komitmen untuk melanjutkan program pembinaan.

“Kita mau terus menjalankan pembinaan-pembinaan, khususnya ke adik-adik. Mungkin bisa setahun dua kali kita bikin event atau setahun sekali paling lama,” katanya, dengan tujuan agar olahraga catur di wilayah ini terus berkembang.

Ia juga mengingatkan bahwa bermain catur hanya di rumah atau melalui ponsel saja belum cukup untuk meningkatkan kemampuan secara optimal. “Dengan acara ini, diharapkan prestasi-prestasi pecatur yang ada di Sukmajaya terus bisa berkembang,” tandasnya sebelum acara ditutup dengan ucapan terima kasih dan salam hormat.

(Guntur Bulan)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img