Depok – suaradepok.com
Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriatna, memberikan apresiasi atas kepemimpinan Wali Kota Depok, Mohammad Idris, yang telah membawa berbagai kemajuan bagi kota berjuluk Seribu Maulid ini.
Sebagai saksi perjalanan Mohammad Idris sejak menjabat sebagai Wakil Wali Kota hingga dua periode menjadi Wali Kota, Ade menilai Mohammad Idris telah berhasil melanjutkan pembangunan dari kepemimpinan sebelumnya.
“Pak Walikota Depok, Mohammad Idris sukses melanjutkan kepemimpinan Wali Kota sebelumnya, Pak Nur Mahmudi Ismail, dengan membawa Kota Depok ke tingkat pembangunan yang lebih baik. Hal ini terlihat dari berbagai indikator makro, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pengurangan tingkat kemiskinan, serta tata kelola pemerintahan yang semakin baik,” ujar Ade, Senin malam (17/02/25).
Salah satu pencapaian signifikan selama kepemimpinan Mohammad Idris adalah keberhasilan Kota Depok dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lebih dari sembilan tahun berturut-turut dalam pengelolaan keuangan daerah.
Selain aspek tata kelola pemerintahan, Ade Supriatna juga menyoroti berbagai pembangunan infrastruktur dan ruang terbuka publik yang selaras dengan tagline “Depok Kota Bersahabat” (Friendly City).
Hal ini menjadikan wajah baru Kota Depok yang ramah terhadap masyarakat dari semua lapisan.
“Banyak ruang terbuka publik yang telah dibangun, seperti taman-taman kelurahan, alun-alun di wilayah timur dan barat, serta Depok Open Space (DOS) yang mengubah wajah gedung pemerintahan menjadi arena publik yang ramai dimanfaatkan oleh masyarakat, bahkan hingga malam hari,” jelasnya.
Pembangunan fasilitas ini, imbuhnya, memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus menciptakan lebih banyak ruang interaksi sosial di tengah kota yang semakin berkembang.
Ade juga mengapresiasi banyaknya Peraturan Daerah (Perda) yang lahir selama masa kepemimpinan Mohammad Idris.
Ia menegaskan bahwa kebijakan yang dihasilkan tidak hanya berasal dari usulan pemerintah kota, tetapi juga dari inisiatif DPRD yang kemudian disepakati bersama.
“Banyak Perda yang lahir di masa kepemimpinan Pak Idris, baik usulan dari Pemkot maupun inisiatif DPRD. Regulasi ini mencakup berbagai sektor, seperti ekonomi, ketenagakerjaan, kesehatan, lingkungan, hingga fasilitas publik,” ungkapnya.
Menurutnya, peraturan-peraturan yang disusun dan disepakati tersebut telah berkontribusi dalam menciptakan pembangunan yang lebih terarah dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Dengan berakhirnya masa kepemimpinan Mohammad Idris, Ade berharap pemimpin Kota Depok berikutnya dapat meneruskan dan menyempurnakan pembangunan yang telah dilakukan demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. (Wagon/Gun)