Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna bersama Ketua Paguyuban Wartawan Depok (PWD), Ferry Sinaga saat membersihkan rumput liar di taman Balaikota Depok

Balaikota, suaradepok.com – Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna merespon pemberitaan terkait dugaan kongkalikong dalam proses lelang proyek taman yang digelar Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan (DLHK) Kota Depok.

Melalui pesan singkat, orang nomor dua di Kota Depok itu mengaku miris dengan adanya temuan yang dimuat oleh media online grup JBKD ini.

Pradi pun berjanji akan segera memanggil pimpinan dinas untuk mengkonfirmasikan kebenaran informasi tersebut.

“Datanya akurat. Saya akan segera panggil dinasnya”, tegas Pradi melalui pesan singkat Whatsapp, Kamis (26/9/2019).

Baca Juga : Lelang Proyek Taman di DLHK Depok Rp 7,4 M Sarat Kongkalikong

Sebelumnya, Sekjen LSM Penjara D. T. Supriadi mengaku telah mengirimkan surat konfirmasi ke DLHK terkait adanya dugaan kongkalikong pengaturan pemenang lelang proyek taman yang digelar melalui situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Menurut Supriyadi, meski surat konfirmasi sudah dilayangkan hampir sepekan lalu, namun hingga kini belum ada respon dan jawaban dari Dinas terkait.

“Surat konfirmasinya sudah hampir seminggu ini kami kirimkan ke DLHK, tetapi sampai sekarang belum ada jawaban”, ujar Supriyadi heran.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, proses lelang proyek taman yang digelar DLHK Kota Depok terindikasi dengan adanya tindak kecurangan.

Proses lelang yang dilaksanakan melalui situs LPSE Kota Depok itu diduga sudah diatur untuk memenangkan perusahaan peserta lelang yang merupakan “titipan dinas”.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpum tim JBKD Grup, diketahui bahwa lelang proyek taman yang dilegar DLHK melalui LPSE Depok berjumlah 7 paket dengan total nilai kontrak sebesar Rp 7,4 miliar.

Anehnya, disetiap paket proyek yang digelar, hanya ada 1 perusahaan peserta saja yang terlihat mengikuti proses lelang.

Bahkan, perusahaan yang ikut dalam proses lelang itu juga terlihat mengajukan penawaran harga yang tidak rasional dan terkesan sudah diatur.

Ada yang mengajukan penawaran 6 persen, dan bahkan ada 2 dari 7 paket lelang yang hanya memberikan penawaran 1 persen saja.

Padahal, ketujuh paket proyek yang dilelang itu nilainya bervariasi, antara Rp 900 juta hingga Rp 1,8 miliar.

“Ini jelas sekali ada dugaan permainan dan konspirasi. Masa di setiap lokasi paket taman yang di lelang melalui situs lpse Kota Depok dihanya diikuti oleh satu perusahaan peserta saja. Selain itu, perusahaan yang ikut juga hanya menurunkan penawarannya antara 1 sampai 6 persen dari nilai HPS lelang. Ini harus diusut tuntas”, ujar JS, salah seorang kontraktor yang ditemui di lingkungan Balaikota Depok, Selasa (24/9/2019).

Lebih jauh JS mengatakan, dugaan adanya kongkalikong untuk memenangkan perusahaan pengantin (titipan dinas, red) bukanlah rahasia umum lagi.

“Banyak yang sudah tau soal hal itu. Bahkan, jumlah setoran fee yang diminta untuk satu paket lelang juga sudah banyak yang tau kok. Besarannya sih antara Rp 90 juta sampai Rp 100 juta untuk 1 paket lelang yang sudah di plotting”, ungkap JS.

Baca Juga : Lelang Proyek Taman DLHK Depok Dicurigai, Begini Temuannya

Saat dikonfirmasi, Sekdis DLHK Kota Depok H. Ridwan mengatakan bahwa ada 1 paket proyek yang gagal lelang.

“Ya betul. Baru lelang 7 paket. Yang gagal lelang ada 1 (Total ada 8 paket proyek, red)”, ujar H. Ridwan melalui pesan singkat Whatsapp, Rabu (25/9/2019).

Menanggapi permasalahan diatas, dua pentolan aktivis pergerakan di Kota Depok, Muniri dan Cak Anton Arema mengaku akan segera melakukan aksi unjuk rasa ke Kejaksaan Negeri (Kejari) dan ke Polresta Depok.

Kedua aktivis itu akan meminta aparat penegak hukum di Kota Depok untuk segera melakukan pengusutan atas dugaan konspirasi dalam proses lelang yang di gelar DLHK Kota Depok.

“Saat ini kami sedang mengumpulkan bahan dan materi untuk aksi demo nanti. Kami berharap, aparat penegak hukum di Kota Depok bisa segera merespon dan melakukan pengusutan atas dugaan kecurangan yang terjadi. Jika suara kami tidak didengar, kami akan demo ke Polda dan Kejagung”, tegas Muniri yang langsung diamini Cak Anton Arema.

Sebagai informasi, berikut data hasil lelang proyek taman DLHK yang berhasil dirangkum tim JBKD Grup :

1. Taman Kelurahan Mampang

Nama Tender : Taman Kelurahan Mampang Kecamatan Pancoranmas;

Kategori Pekerjaan : Konstruksi;

Instansi : Pemerintah Daerah Kota Depok;

Satker : Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan;

Pagu : Rp 1.000.000.000,-

HPS : Rp 997.437.993,82

Nama Pemenang : CV. Karyaputri Sejati

Alamat : Jl. Salak Raya No.17 Perumnas Depok Jaya Kec.Pancoran Mas Depok – Depok (Kota) – Jawa Barat

Hasil Negosiasi : Rp 970.961.507,56

Keterangan :
HPS Rp 997.437.993,82 dikurangi Hasil Negosiasi Rp 970.961.507,56 = Selisih Penawaran Rp 26.476.486,26 (2,7%).

2. Taman Kelurahan Cilodong

Nama Tender : Taman Kelurahan Cilodong Kecamatan Cilodong;

Kategori Pekerjaan : Konstruksi;

Instansi : Pemerintah Daerah Kota Depok;

Satker: Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan;

Pagu : Rp 1.000.000.000,-

HPS : Rp 996.234.361,18

Nama Pemenang : CV. Chrisputra Persada;

Alamat : Jl. Rawa Bambu Raya No.14D lt.2 – Jakarta Selatan (Kota) – DKI Jakarta;

Hasil Negosiasi : Rp 937.749.093,25

Keterangan :
HPS Rp 996.234.361,18 dikurangi Hasil Negosiasi Rp 937.749.093,25 = selisih penawaran Rp 58.485.267,93 (6,2%).

3. Taman Kelurahan Leuwinanggung

Nama Tender : Taman Kelurahan Leuwinanggung Kecamatan Tapos;

Kategori Pekerjaan : Konstruksi;

Instansi : Pemerintah Daerah Kota Depok;

Satker : Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan;

Pagu : Rp 1.000.000.000,-

HPS : Rp 997.982.288,62

Nama Pemenang : CV. Srikandi Konstruksi;

Alamat : Jl. Merdeka Blok AA No. 4A RT. 008 RW. 008 Kelurahan Abadijaya Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat;

Hasil Negosiasi : Rp 987.936.499,25

Keterangan :
HPS Rp 997.982.288,62 dikurangi Hasil Negosiasi Rp 987.936.499,25 = Selisih penawaran Rp 10.045.798,37 (1,01%).

4. Taman Kelurahan Jatimulya

Nama Tender : Taman Kelurahan Jatimulya Kecamatan Cilodong;

Kategori Pekerjaan : Konstruksi;

Instansi : Pemerintah Daerah Kota Depok;

Satker : Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan;

Pagu : Rp 1.000.000.000,-

HPS : Rp 994.113.200,60

Nama Pemenang : CV. Kembang Asyari;

Alamat : Jl. Kembang Beji No. 55 RT. 004 RW. 013 Kel. Beji Kec. Beji – Depok (Kota) – Jawa Barat

Hasil Negosiasi : Rp 972.598.266,20

Keterangan :
HPS Rp 994.113.200,60 dikurangi Hasil Negosiasi Rp 972.598.266,20 = Selisih penawaran Rp 21.514.934,4 (2,2%).

5. Taman Kelurahan Sukamaju

Nama Tender : Taman Kelurahan Sukamaju Kecamatan Cilodong;

Kategori Pekerjaan : Konstruksi;

Instansi : Pemerintah Daerah Kota Depok

Satker : Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan;

Pagu : Rp 1.500.000.000,-

HPS : Rp 1.487.880.574,90

Nama Pemenang : CV. Rina Lestari;

Alamat : Perkantoran Taman Alfa Indah Blok J-1 / 56 Lt.2 Kel.Petukangan Utara Kec.Pesanggrahan Jakarta Selatan – Jakarta Selatan (Kota) – DKI Jakarta;

Hasil Negosiasi : Rp 1.430.440.000,06

Keterangan :
HPS Rp 1.487.880.574,90 dikurangi Hasil Negosiasi Rp 1.430.440.000,06 = Selisih Penawaran Rp 57.440.574,84 (4%).

6. Taman Kelurahan Pondok Petir

Nama Tender : Taman Kelurahan Pondok Petir Kecamatan Bojongsari;

Kategori Pekerjaan : Konstruksi;

Instansi : Pemerintah Daerah Kota Depok;

Satker : Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan;

Pagu : Rp 1.200.000.000,-

HPS : Rp 1.197.980.134,76

Nama Pemenang : PT. Jessica Anugrah Rezaky;

Alamat : Jl. Raya Pondok Kopi Ruko Malaka Country Blok A No. 15 RT. 009/010 Pondok Kopi Duren Sawit, Jakarta Timur, DKI Jakarta;

Hasil Negosiasi : Rp 1.181.067.338,00

Keterangan :
HPS Rp 1.197.980.134,76 dikurangi Hasil Negosiasi Rp 1.181.067.338,00 = Selisih Penawaran Rp 16.912.796,76 (1,4%).

7. Taman Kelurahan Ratujaya

Nama Tender : Taman Kelurahan Ratujaya Kecamatan Cipayung;

Kategori Pekerjaan : Konstruksi;

Instansi : Pemerintah Daerah Kota Depok;

Satker : Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan;

Pagu : Rp 1.000.000.000,-

HPS : Rp 996.951.808,02

Nama Pemenang : CV. Mars Joya Perkasa;

Alamat : Ruko Taman Pondok Kelapa Blok D No.1 Lt.1 Rt. 001/001 Pondok Kelapa, Duren Sawit – Jakarta Timur (Kota) – DKI Jakarta;

Hasil Negosiasi : Rp 976.228.840,46

Keterangan :
HPS Rp 996.951.808,02 dikurangi Hasil Negosiasi Rp 976.228.840,46 = Selisih penawaran Rp 20.722.967,56 (2,1%).