Parah !!! Di SMAN 8 Depok, Uang Pembangunan Rp 6,5 juta per Siswa

Foto : Ilustrasi
Foto : Ilustrasi

Cilodong, suaradepok.com – Sejumlah orang tua calon siswa mengeluhkan mahalnya biaya (pungutan) untuk dapat masuk ke SMA Negeri 8 Depok.

Menurut informasi yang diterima suaradepok.com dari sejumlah sumber, agar dapat diterima di sekolah negeri yang berada di kawasan jalan H. M. Natsir, Cilodong, Depok, Jawa Barat ini, orang tua siswa yang mendaftarkan putra-putrinya pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018 “dipatok” biaya masuk yang sangat tinggi.

Bahkan setelah masuk, setiap siswa yang diterima harus membayar uang pembangunan sebesar Rp 6,5 juta sampai dengan Rp 8 juta rupiah.

“Besarnya jumlah pungutan tersebut tentu saja sangat memberatkan. Apalagi saat ini kondisi keuangan keluarga kami sedang mengalami kesulitan”, ujar HR, salah seorang wali murid yang merasa keberatan dengan besarnya uang pungutan dari pihak sekolah, Kamis (26/7/2018).

Tak hanya itu. Sumber yang diketahui bekerja di Divisi 1 Kostrad Cilodong itu juga mengatakan bahwa besaran uang pungutan yang diminta pihak sekolah itu di luar biaya untuk pembelian seragam sekolah.

“Alasannya sih untuk uang pembangunan”, ungkap sumber menambahkan.