Buronan Kasus Dana RTLH Depok Ditangkap

Tim Kejaksaan Negeri Kota Depok berhasil menangkap Agustina Tri Handayani

Kota Kembang, suaradepok.com – Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok akhirnya berhasil menangkap Agustina Tri Handayani, buronan kasus korupsi dana rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

Agustina ditangkap saat berada di rumah Ketua RT 04 RW 02 perumahan Vila Pertiwi Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Cilodong Depok, Kamis (26/4/2018).

“Tersangka (Agustina, red) berhasil diamankan setelah sempat buron selama satu bulan. Penangkapan itu atas kerjasama Intelegen Kejagung RI dan Kejari Depok”, ujar Kepala Seksi Intelegen Kejari Depok, Kosasih.

Baca Juga : Tersangka Kasus Korupsi Duit RTLH Resmi Masuk DPO Kejari Depok

Selama menjadi buronan, lanjut Kosasih, Agustina selalu berpindah-pindah tempat.

“Saat ini, tersangka sudah dibawa ke Rutan Cilodong Depok”, pungkas Kosasih.

Seperti diberitakan sebelumnya, Agustina Tri Handayani resmi masuk ke Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Depok sejak Kamis (29/3/2018) lalu.

Kakak kandung dari anggota DPRD Kota Depok itu sempat kabur setelah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana RTLH tahun 2016 di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

Sebelum menangkap Agustina, Kejari Depok sudah terlebih dahulu menahan dua orang tersangka lain, yakni Ketua LPM Kelurahan Sukamaju Aulia Haman Kartawinata dan Sekertaris LPM, Tajudin bin Tarmudi. Keduanya telah ditahan di rumah tahanan Cilodong Depok.

Pada program Pokir RTLH Kelurahan Sukamaju tahun 2016, tercatat sebanyak 69 keluarga yang mendapat dana bantuan rehabilitasi RTLH. Masing-masing keluarga mendapatkan dana bantuan sebesar Rp 18 juta.

Akibat konspirasi yang dilakukan oleh ketiga tersangka, diketahui terjadi kerugian negara sebesar Rp 482 juta. (fer)