Pemenang Lelang di Black List, Pembangunan Kantor PDAM Tirta Asasta Depok Terhambat

Sukmajaya, suaradepok.com – Panitia lelang proyek Pembangunan Gedung Kantor Pusat PDAM Tirta Asasta Kota Depok kecolongan.

Pasalnya, PT. Boriandy Putra yang telah diumumkan sebagai pemenang lelang proyek dengan pagu anggaran sebesar Rp 41 miliar itu ternyata masuk di dalam Daftar Hitam (Black List) LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah).

Berdasarkan pengumuman daftar hitam di situs http://inaproc.id/ pada 4 Juli 2018, diketahui bahwa PT. Boriandy Putra “kesandung” masalah di Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta.

Perusahaan yang beralamat di gedung perkantoran Selmis Lt.II Blok II/8 Jl. Asem Baris Raya No 52 RT 001/RW 005 Tebet, Jakarta Selatan itu melakukan pelanggaran terhadap Perka No. 18 Tahun 2014 Pasal 3 ayat 2 huruf b.

Boriandy Putra dinyatakan telah melakukan persekongkolan dengan Penyedia Barang/Jasa lainnya untuk mengatur Harga Penawaran di luar prosedur pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa, sehingga mengurangi/menghambat/memperkecil dan/atau meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan orang lain.

Masa berlaku sanksi yang dikenakan untuk perusahaan PT. Boriandy Putra terhitung mulai 12 Februari 2018 sampai dengan 11 Februari 2020.

Menanggapi hal ini, Tony Supriadi selaku Dir Hum dan Ham di DPP LSM Penjara mengaku sudah mengirimkan surat ke Panitia lelang pembangunan kantor PDAM Tirta Asasta Depok.

Menurut Tony, panitia lelang terkesan enggan membalas surat resmi terkait konfirmasi yang dilayangkan LSM Penjara.

“Mereka tidak mau membalas surat yang kami layangkan. Mereka hanya menjawab pertanyaan kami secara lisan”, ujar Tony melalui telepon selulernya, Jumat (24/8/2018) malam.

Lebih jauh Tony mengatakan bahwa berdasarkan pengakuan dari salah seorang panitia lelang, kejadian itu merupakan hal yang tidak terduga sebelumnya.

“Setelah panitia mengumumkan pemenang lelang proyek Pembangunan Gedung Kantor Pusat PDAM Tirta Asasta Kota Depok itu, LKPP baru menayangkan pengumuman daftar hitam di situs inaproc. Ya jadi bingung deh semuanya”, ujar Tony menirukan jawaban salah seorang panitia lelang yang enggan disebut namanya.

Sayangnya, sampai berita ini dimuat, belum ada tanggapan resmi dari pihak PDAM Tirta Asasta Kota Depok terkait permasalahan tersebut.

BERIKUT INFORMASI TERKAIT LELANG PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR PUSAT PDAM TIRTA ASASTA DEPOK :

Nama lelang : Pembangunan Gedung Kantor Pusat PDAM Tirta Asasta

Kategori : Pekerjaan Konstruksi

Instansi : Pemerintah Daerah Kota Depok

Satker : PDAM TIRTA ASASTA

Pagu : Rp 41.500.000.000,00

HPS : Rp 37.408.661.000,00

Nama Pemenang : PT. Boriandy Putra

Alamat : Gd Perkantoran SELMIS Lt.II Blok II/8 Jl. Asem Baris Raya No 52 RT 001/RW 005 Tebet – Jakarta Selatan (Kota) – DKI Jakarta

NPWP : 01.610.876.3-015.000

Harga Penawaran : Rp 37.001.411.000,00