PKL Raya Bogor di Ultimatum, Ribuan Pedagang Bakal “Kepung” Balaikota

Anggota Satpol PP saat mengedarkan Surat Peringatan (SP) 2 kepada para pedagang kaki lima di sepanjang jalan raya Bogor. (Foto : Ist.)
Anggota Satpol PP saat mengedarkan Surat Peringatan (SP) 2 kepada para pedagang kaki lima di sepanjang jalan raya Bogor. (Foto : Ist.)

Menurut Hersong, sapaan akrab Herry Prasetyo, penegakkan Perda yang dilaksanakan oleh Satpol PP Kota Depok terkesan hanya berlaku untuk pedagang kecil saja.

“Banyak sekali bangunan-bangunan mewah yang bermasalah tetapi justru terkesan dibiarkan oleh Satpol PP. Apa karena ada upeti dari para pengusaha besar itu?”, duga Hersong.

Senada dengan itu, Torben Rando Oroh dan Muniri pun mengaku siap membantu para pedagang kaki lima di raya Bogor.

Kedua aktivis pergerakan yang dikenal dekat dengan para petinggi Pemerintah Kota Depok itu terang-terangan menyatakan dukungannya untuk para pedagang kecil di sepanjang jalan raya Bogor.

“Jika Satpol PP Semena-mena membongkar dan tidak memberikan solusi agar para pedagang itu dapat mencari rejeki halal untuk keluarganya, kami siap berdiri dibarisan mereka untuk melawan”, tegas Rando dan Munir.

 

Penulis : Ferry Sinaga