PKL Raya Bogor di Ultimatum, Ribuan Pedagang Bakal “Kepung” Balaikota

Anggota Satpol PP saat mengedarkan Surat Peringatan (SP) 2 kepada para pedagang kaki lima di sepanjang jalan raya Bogor. (Foto : Ist.)
Anggota Satpol PP saat mengedarkan Surat Peringatan (SP) 2 kepada para pedagang kaki lima di sepanjang jalan raya Bogor. (Foto : Ist.)

Mereka sama-sama melanggar Perda, tetapi kenapa Satpol PP terkesan tidak adil dalam  hal penegakkan aturan yang berlaku ?

Meski Surat Peringatan ke 3 sudah dikeluarkan untuk pemilik bangunan, tetapi hingga saat ini bangunan ruko tersebut tetap beroperasi dengan aman

Baca Juga : Ini Jawaban Kadis PUPR Soal Ruko “Bodong” di Depan Hotel Uli Artha !

Menanggapi hal ini, Ketua DPD Persatuan Pedagang Kaki Lima Indonesia (PPKLI) Kota Depok, Maryono mengaku sangat kecewa dengan sikap dari Satpol PP yang terkesan ingin memberangus para pedagang kecil.

Ditegaskan Maryono, apabila Satpol PP tetap bersikeras menggusur PKL di sepanjang jalan raya Bogor tanpa ada solusi yang jelas, ia terpaksa menggelar demo besar-besaran.

“Jika Pemerintah dan Satpol PP tetap bersikeras menertibkan lapak PKL di Jalan Raya Bogor, Kami akan melakukan demo damai dengan kekuatan 1.000 orang anggota PKL,” tegas Maryono, Sabtu (24/3/2018).

Baca Juga : Satpol PP Depok Parah !!! Ruko Bodong “Dicincai”, Lapak PKL Diancam Bongkar

Dikatakan Maryono, seharusnya pemerintah Kota Depok dapat menata dan memberikan tempat yang layak untuk para pedagang kecil, bukan justru memberangus mereka tanpa adanya solusi.