Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan

Margonda, suaradepok.com Bolak-baliknya berkas penanganan kasus korupsi mantan Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dari penyidik Polresta Depok ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara.

Melalui Wakil Ketuanya, Basaria Panjaitan, KPK menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak jika institusi penegak hukum di Kota Depok (Polisi dan Kejaksaan, red) tidak mampu menanganinya.

Menurut Basaria, saat ini KPK terus memonitor perkembangan soal penanganan kasus korupsi mantan orang nomor satu di Kota Depok tersebut.

“Kami terus melakukan pemantauan. Biarkan dulu berjalan. Kita lihat penegak hukumnya (kepolisian dan kejaksaan). Yang jelas belum keseluruhan kita take over,” tegas Basaria seusai acara Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) di Hotel Safero Depok, Jumat (23/11/2018).

Basaria juga mengungkapkan bahwa segala permasalahan yang terkait dengan perkara korupsi dan melibatkan petinggi daerah, maka akan menjadi perhatian dari KPK.

“KPK itu merupakan koodinator dari seluruh tindakan yang berhubungan dengan korupsi. Setiap penanganan tindak pidana korupsi di daerah kita awasi karena sudah menggunakan SPDP online” tegas Basaria Panjaitan.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim penyidik dari Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polresta Depok telah menetapkan mantan Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dan mantan Sekretaris Daerah (Sekda), Harry Prihanto sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi pelebaran Jalan Nangka.

Keduanya disebut-sebut telah merugikan keuangan Negara sebesar Rp 10,7 miliar atas proyek yang didanai menggunakan APBD Kota Depok tahun Anggaran 2015.

Namun sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 20 Agustus 2018 lalu, hingga kini keduanya belum menjalani proses penahanan.

Baca juga : Mantan Walikota dan Sekda Depok Ditetapkan Sebagai Tersangka

Berkas korupsi para tersangka ini pun telah berulang kali bolak-balik dari Polresta Depok ke Kejari Depok (Baca: di ping-pong).

Penulis : Ferry M. Sinaga