BALAIKOTA,suaradepok.com – Akhirnya teka teki siapa yang menduduki kursi Sekretaris Kota Depok terjawab sudah.
Secara resmi, Kamis (22/07/2021) Walikota Depok melantik Supian Suri sebagai Sekda.

Acara pelantikan yang dilangsungkan di Aula Teratai Gedung Balaikota Depok itu sendiri, berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat. Terlihat hadir Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono, Pelaksana Jabatan Sementara (PJS) Sekda Sri Utomo, serta disaksikan oleh Sekda Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali dan Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin. Proses pelantikan tersebut juga disiarkan secara langsung di kanal Youtube Pemkot Depok.

Dalam sambutannya, Supian yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok itu, berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas diri dan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Semua itu guna memaksimalkan tugasnya sebagai Sekda.

“Saya akan meningkatkan kapasitas diri dan mengkoordinasikan tugas-tugas yang memang menjadi tanggung jawab Sekda. Mudah mudahan dengan arahan Pak Wali dan Pak Wakil, saya bisa menjalankan tugas serta bertanggung jawab,” ujar SS, sapaan akrabnya, Kamis (22/07/2021).

Supian menyebut, saat ini dirinya sudah menjadi bagian dari Walikota dan Wakil Walikota. Dia juga meminta dukungan dari perangkat daerah serta masyarakat sehingga bisa menjalankan tugasnya secara maksimal.

“Dukungan dari seluruh perangkat daerah dan masyarakat tentunya sangat kami harapkan. Mudah-mudahan Pemkot Depok ke depannya menjadi semakin maju” terangnya.

Sementara itu, Walikota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad mengungkapkan, Sekda yang baru diharapkan mampu bersinergi dan menjalankan tugas dan fungsinya dengan  baik.

“Mudah-mudahan Sekda yang baru saja dilantik ini, bisa melengkapi dan membantu tugas-tugas pemerintah. Alhamdulillah, semua berjalan lancar, mulai dari pembentukan panitia seleksi, hingga pelantikan ini,” ujar Idris.
Selain itu, sambung walikota, Sekda yang baru diharapkan mampu menangani kasus Covid 19. “Bagaimana caranya agar ketersediaan oksigen di RS bisa tertutup,” imbuhnya. Apik Yudha