Pembagian Ijazah Siswa SD Ditunda

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, M. Thamrin

Balaikota, suaradepok.com – Pembagian ijazah bagi seluruh siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) lulusan tahun 2017/2018 yang seharusnya diberikan pada awal Agustus 2018 mengalami penundaan.

Hal ini disebabkan karena adanya kesalahan blangko kurikulum yang diterima Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Untuk itu, pembagian ijazah bagi siswa-siswi SD lulusan tahun 2017/2018 akan diberikan secara serentak pada akhir September 2018 nanti.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, M. Thamrin mengatakan, setengah dari ijazah yang diterima Disdik Kota Depok pada akhir Agustus lalu, masih menggunakan blangko kurikulum 2013.

Sementara di tahun ajaran 2017/2018, kebanyakan sekolah di Depok masih menerapkan kurikulum 2006 atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

“Meski ada ijazah yang blangkonya sesuai dengan data, namun dari total 25.110 siswa SD kelas VI yang lulus, 7.935 ijazah yang diterima Disdik Kota Depok tidak sesuai”, ujar Thamrin.

Lebih jauh Thamrin mengatakan bahwa pihaknya (Disdik, red) khawatir apabila pembagian ijazah tidak dilakukan secara serentak, akan menimbulkan kecemburuan di antara orangtua murid.

“Jumlah blangko yang kurang terlalu banyak. Kalau dibagikan sebagian saja, takutnya nanti menimbulkan kecemburuan. Makanya pembagian akan kita tunda sampai semua lengkap,” jelas Thamrin.