Kantor BLP Depok, Jalan Margonda Raya No. 54

Balaikota, suaradepok.com – Lelang proyek Peningkatan Jalan Boulevard GDC yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok dengan pagu anggaran sebesar Rp 25.179.500.000,- telah selesai dilaksanakan.

Hasilnya, PT Anggadita Teguh Putra yang beralamat di Jl. Kebon Sirih Timur Dalam No. 28 Kelurahan Kebon Sirih Kecamatan Menteng Jakarta Pusat diumumkan sebagai pemenang lelang dengan nilai penawaran terendah, yakni Rp 22.567.077.280,-.

Baca Juga : Lelang Peningkatan Jalan GDC Rp 25,2 Miliar Diikuti 13 Perusahaan, Ini Datanya

Diurutan kedua, PT Kinaya Nayaka dinyatakan lolos hasil seleksi (evaluasi) dengan harga penawaran lelang sebesar Rp 24.055.564.500,-

Perusahaan yang dinyatakan lolos hasil evaluasi kelengkapan dokumen lelangnya

Meski Panitia lelang di Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Pemerintah Kota Depok telah mengumumkan hasil lelang yang digelar melalui Sistem Pegadaan Secara Elektronik (SPSE), tetapi masih saja ada peserta lelang yang “ngotot” minta dilakukan proses lelang ulang.

Berita yang dimuat di salah satu media online Kota Depok

Alasannya, telah terjadi dugaan tindak kecurangan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang ingin memenangkan perusahaan “jagoan” di lelang tersebut.

Tak hanya itu, Febian, salah seorang rekanan yang mengaku ikut di lelang proyek peningkatan jalan Boulevard juga menuding ada dugaan intervensi dari pihak “penguasa” di Kota Depok.

Seperti dikutip dari depoktren.com, Febian menyatakan bahwa lelang di Kota Depok merupakan lelang teraneh di dunia.

Febian menuding bahwa peserta lelang yang bukan “jagoan” dari penguasa, pasti akan dicari-cari kesalahannya.

Jadi secara tidak langsung, Febian menuding penguasa di Depok (Walikota Depok, red) ikut campur dalam proses lelang Peningkatan Jalan Boulevard GDC. Benarkah ?

Tudingan adanya dugaan intervensi lelang yang dilontarkan oleh salah seorang kontraktor Depok

Berdasarkan pantauan suaradepok.com (JBKD Grup), di situs SPSE / LPSE Kota Depok sudah cukup jelas dipaparkan secara gamblang terkait kesalahan dari perusahaan-perusahaan peserta lelang yang dinyatakan tidak lulus hasil evaluasi.

Semua perusahaan peserta yang mengikuti proses tahapan lelang bisa dilihat oleh umum dan kelengkapan dokumen yang menyebabkan tidak lolos hasil evaluasi juga bisa terlihat dengan jelas (Lihat datanya disini)

Situs SPSE Diretas

Pengumuman terkait gangguan tehnis situs SPSE Depok

Suaradepok.com juga mendapati informasi bahwa situs SPSE sempat mengalami gangguan teknis yang disebabkan oleh peretasĀ (hacker) sejak Kamis 11 Juni pukul 16.00 Wib sampai dengan hari Jumat tanggal 12 Juni 2020 pukul 17.30 Wib.

Akibatnya, sempat terjadi perbedaan data pengumuman pemenang lelang yang ditampilkan di situs lpse.depok.go.id.

Salah satunya terjadi pada lelang Peningkatan Jalan Boulevard GDC dengan Kode Tender 8048034.

Baca Juga : PT Anggadita Menang Lelang Proyek Peningkatan Jalan GDC Rp 22,5 Miliar

Melalui situs SPSE, pihak panitia juga sudah memberikan pernyataan bahwa selama masa ganguan teknis itu, data-data lelang yang muncul pada tampilan lpse.depok.go.id diluar tanggungjawab pihak panitia lelang UKPBJ Kota Depok.

Pengumuman pemenang lelang proyek Peningkatan Jalan Boulevard GDC

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Dadan Rustandi yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya enggan berkomentar banyak.

Namun demikian, Dadan menampik tudingan bahwa pihaknya melakukan intervensi terkait pemenang lelang proyek peningkatan jalan Boulevard GDC itu.

Menurut Dadan, selama proses tahapan lelang, semuanya merupakan kewenangan dari panitia lelang yang menangani.

“Jika sudah masuk ke dalam proses tahapan lelang, semua kewenangan ada di pihak panitia lelang. Jadi kalau ada perusahaan yang dokumennya tidak lengkap, panitia lelang juga yang mengetahui masalah tersebut”, ujar Dadan menjelaskan, Kamis (18/6/2020).

Sebagai informasi, inilah data hasil lelang Peningkatan Jalan Boulevard GDC :

Nama Tender : Peningkatan Jalan Boulevard GDC;
Kategori : Pekerjaan Konstruksi;
Instansi : Pemerintah Daerah Kota Depok;
Satker : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
Pagu : Rp 25.179.500.000,-
HPS : Rp 25.179.056.831,05;
Nama Pemenang : PT Anggadita Teguh Putra;
Alamat : Jl. Kebon Sirih Timur Dalam No. 28 Kelurahan Kebon Sirih Kecamatan Menteng Jakarta Pusat;
Harga Penawaran : Rp 22.567.077.280,-
Harga Terkoreksi : Rp 22.567.077.280,-
Reverse Auction : Rp 22.567.077.280,-

(Penulis : M. Ferry Sinaga)