Dijaga Tim Gabungan, PKL Dilarang Berjualan di Pasar Tumpah GDC

oleh
Foto : Ilustrasi

Cilodong, suaradepok.com – Aparat gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Garnisun dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok berjaga di lokasi Pasar tumpah yang berada di kawasan Perumahan Grand Depok City (GDC), Kecamatan Cilodong, Sabtu (14/7/2018) malam.

Mereka (Aparat gabungan, red) sudah terlihat berjaga di sepanjang jalan Boulevard Kota Kembang sejak pukul 20.00 wib untuk menghalau para pedagang yang akan mendirikan tenda tempat berjualan.

Link Banner

Sementara beberapa tenda pedagang yang sudah terlanjur didirikan, langsung di bongkar oleh petugas.

Kepala Bidang Tranmastibum dan Pamwal Satpol PP Depok, Kusumo mengatakan bahwa penertiban itu dilakukan karena para pedagang sudah mengganggu kepentingan umum, terutama pengguna jalan.

“Tak hanya itu. Sampah sisa berjualan dan kemacetan lalu lintas juga sudah banyak dikeluhkan, sehingga kami melakukan tindakan (penertiban) ini”, jelas Kusumo.

Terpisah, Agus, salah seorang pedagang kaki lima yang menyewa lapak ditempat tersebut berharap, Pemerintah Kota Depok dapat mencarikan solusi sehingga ia dan pedagang lain tetap dapat berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

“Jika kami tidak diperbolehkan berdagang di lokasi ini, setidaknya Pemkot Depok dapat memberikan solusi agar kami tetap dapat mencari nafkah untuk keluarga”, harap Agus.

Sebagai informasi, setiap Minggu pagi, ribuan pedagang kaki lima terlihat tumpah ruah memadati jalanan Boulevard Kota Kembang untuk menjajakan barang dagangannya, mulai dari persimpangan PLN hingga ke seberang Perumahan Melati (Samping Puskesmas Cilodong).

Sayangnya, tenda-tenda para pedagang itu didirikan dengan tidak beraturan sehingga menimbulkan kemacetan yang parah dan terkesan kumuh. (Fer)

Bagikan
  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan