Gara-gara Ini, Pabrik Makanan Siap Saji di Mekarsari “Dibidik”

Otak-otak Ikan dan Baso Sapi hasil makanan olahan dari Pabrik di Perumahan Mekarsari, Depok

Balaikota, suaradeok.com – Pabrik makanan olahan siap saji yang berkedok usaha rumahan (home industri) di Jalan Mekarsari Raya Blok V No. 10 RT 009 RW 012 Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Depok ternyata bukan binaan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Seksi Industri Kimia, Agro dan Hasil Hutan Disperindag Kota Depok, Sri Hartati saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (14/3/2018).

Dikatakan Sri, sapaan akrab Sri Hartati, pabrik sebagaimana dimaksud, tidak masuk dalam kriteria Industri Kecil Menengah (IKM) yang menjadi binaannya.

“Kalau pabrik itu sudah mempunyai karyawan yang jumlahnya mencapai ratusan orang, itu bukan lagi industri kecil”, ujar Sri saat dikonfirmasi.

Lebih jauh Sri menegaskan bahwa pabrik yang berlokasi di pemukiman warga itu bukanlah binaan dari Disperindag Kota Depok.

Hasil olahan makanan yang mereka produksi pun belum diketahui tingkat ke-higienisannya. Apakah layak atau tidak untuk dikonsumsi masyarakat.

“Jadi untuk makanan olahan yang mereka produksi itu kami belum tau apakah prosesnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau tidak. Untuk itu, kami (Disperindag, red) akan segera mengkomunikasikan hal ini dengan pihak Dinas Kesehatan Kota Depok”, ujar Sri sembari melihat foto-foto hasil produksi dari pabrik yang diduga belum mengantongi ijin resmi tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, pabrik yang memproduksi berbagai jenis makanan siap saji seperti Bakso Sapi, Bakso Ikan, Nuget, Otak-otak dan Mie dengan Merk “CM Super Polos” yang diproduksi PT. Selera Prima Food tersebut dikeluhkan warga karena membuang limbah hasil produksinya ke sungai Kali Baru yang notabene melintasi pemukiman warga.

Baca Juga : Pabrik Makanan Olahan Berkedok Home Industri Buang Limbah ke Sungai

Warga juga meminta kepada Pemerintah Kota Depok untuk segera memberikan tindakan tegas kepada pemilik pabrik yang telah mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. (Fer, Sa, Kris)