Pancoran Mas, suaradepok.com – Proyek Rehabilitasi dan Penataan Lingkungan SMP Negeri 1 Depok yang baru selesai dikerjakan pada tahun 2019 menuai banyak kecaman.

Mulai dari aktivis LSM, Pegiat Anti Korupsi hingga ke pihak penerima hasil pekerjaan, mencibir hasil kerja dari kontraktor pelaksanaan kegiatan yang dinilai tidak becus dan terkesan asal-asalan.

Proyek Rehabilitasi dan Penataan Lingkungan SMP Negeri 1 Depok merupakan kegiatan yang digelar oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok dan dilaksanakan oleh PT Broni Berkarya Kian Sentosa dengan nilai kontrak (Harga Negosiasi) sebesar Rp 3.531.747.727,41.

PT Broni Berkarya Kian Sentosa diketahui beralamat di Jl. I Gusti Ngurah Rai Komplek Ruko Mall Citra Klender Blok B2 No. 12 RT 008 RW 006 Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dari pantauan tim Jaringan Berita Kota Depok (JBKD), saat ini kondisi bangunan sekolah SMPN 1 Depok sudah banyak yang mengalami kerusakan.

Mulai dari genting yang terlepas, atap asbes yang pecah, ruangan toilet yang terlihat kumuh dan cat bangunan yang hampir seluruhnya sudah terkelupas.

Menanggapi hal ini, Kasno selaku Ketua LSM KAPOK meminta agar aparat penegak hukum terutama pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok tidak tutup mata.

Dikatakan Kasno, seandainya pihak kontraktor pelaksana pekerjaan tidak melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka Kejari Depok harus segera melakukan tindakan tegas sebagai efek jera terhadap kontraktor nakal tersebut.

“Pihak Kejaksaan perlu melakukan uji kelayakan terkait hasil pekerjaan yang telah selesai dilaksanakan tahun 2019 itu. Jika terbukti adanya penyimpangan, kami berharap pihak Kejaksaan tidak bermain-main. Harus diberikan sanksi yang jelas sesuai aturan hukum yang berlaku”, ujar Kasno melalui pesan singkat WhastApp, Selasa (13/10/2020).

Tak hanya Kasno. Sejumlah masyarakat pengguna jejaring sosial Facebook juga mempertanyatan kinerja aparatur penegak hukum di Kota Depok.

Menurut warga, aparatur Kejaksaan dan Kepolisian di Kota Depok tidak peka dengan informasi yang terjadi di masyarakat.

Bahkan sudah banyak pemberitaan terkait dugaan pungli dan korupsi yang dikeluhkan warga, tetapi dianggap angin lalu dan tidak ada upaya untuk menindaklanjutinya.

Disrumkim Acuh

Dihubungi terpisah, Obor Panjaitan selaku Ketua Ikatan Pers Anti Rasuah (IPAR) juga menegaskan bahwa kontraktor pelaksana kegiatan Rehabilitasi dan Penataan Lingkungan SMP Negeri 1 Depok tidak becus dalam bekerja.

“Masa baru setahun diperbaiki tapi sudah rusak lagi. Cat tembok yang digunakan juga terlihat murahan. Buktinya, meski sudah tiga kali diperbaiki, tetapi hasilnya (saat ini) tetap saja mengelupas”, ujar Obor melalui sambungan telepon selulernya.

Obor juga mengaku sangat menyayangkan sikap dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) yang terkesan acuh dengan permasalahan diatas.

Bahkan, Kepala Disrumkim Dudi Miraz pun terkesan enggan dikonfirmasi terkait buruknya hasil pekerjaan proyek yang digelar menggunakan dana APBD Depok tahun anggaran 2019 tersebut.

“Ini kan aneh. Disrumkim selaku pihak yang menggelar proyek saja terkesan acuh dengan hasil dan kualitas pekerjaan yang terkesan asal-asalan itu. Jangan-jangan memang benar informasi yang menduga adanya konspirasi antara Disrumkim dengan pihak rekanan yang memenangi proyek di Disrumkim benar terjadi”, duga Obor dengan nada curiga.

Akibat dari hal tersebut, saat ini kondisi bangunan sekolah terlihat seperti bangunan tua yang tidak terawat dan kumuh.

Hampir semua sudut bangunan di sekolah bersejarah itu kondisinya terlihat sangat memprihatinkan.

“Pengecatan bagian atas yang warna kuning ini sudah tiga kali dilakukan, tetapi hasilnya tetap saja mengelupas. Mudah-mudahan pihak dinas yang memberikan pekerjaan bisa meminta kepada rekanan untuk mengganti kualitas cat yang digunakan supaya hasilnya bagus dan tahan lama”, ujar Syafe’i, humas di SMPN 1 Depok.

Syafe’i juga mengaku, pihaknya sudah melaporkan hal tersebut (kerusakan) kepada Dinas Pendidikan dengan harapan dapat segera diteruskan ke Dinas Perumahan dan Permukiman selaku pihak yang menyediakan kegiatan proyek.

Ia berharap, pihak rekanan yang akan melakukan perbaikan dapat menggunakan cat dengan kualitas yang bagus supaya hasilnya bisa tahan lama.

Kondisi bangunan SMPN 1 Depok saat ini :

Data lelang proyek SMPN 1 Depok :

Nama Tender : Rehabilitasi dan Penataan Lingkungan SMP Negeri 1;

Kategori : Pekerjaan Konstruksi;

Instansi : Pemerintah Daerah Kota Depok;

Satker : Dinas Perumahan dan Permukiman;

Pagu : Rp 3.726.084.600,-

HPS : Rp 3.726.083.934,97

Nama Pemenang : PT Broni Berkarya Kian Sentosa;

Alamat : Jl. I Gusti Ngurah Rai Komplek Ruko Mall Citra Klender Blok B2 No. 12 RT 008 RW 006 Kel. Klender Kec. Duren Sawit Jakarta TimurĀ – Jakarta Timur (Kota) – DKI Jakarta;

Harga Penawaran : Rp 3.539.762.429,79

Harga Terkoreksi : Rp 3.539.762.429,79

Hasil Negosiasi : Rp 3.531.747.727,41

No. SPMK : 602/PPK/SPMK/FSK/RSMPN.22/DPP/VIII/2019

(Penulis : M. Ferry Sinaga)