Pancoran Mas, suaradepok.com – Proyek Rehabilitasi dan Penataan Lingkungan SMP Negeri 1 Depok yang baru satu tahun dikerjakan (2019, red) sudah banyak dikeluhkan.

Saat ini, kondisi cat tembok bangunan gedung sekolah yang berlokasi di jalan Pemuda Kecamatan Pancoran Mas Depok itu sudah banyak yang mengelupas sehingga membuat bangunannya terlihat kumuh.

Padahal, anggaran yang digunakan untuk pelaksanaan Proyek Rehabilitasi dan Penataan Lingkungan SMP Negeri 1 Depok itu sangat besar, yakni Rp 3,5 miliar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim Jaringan Berita Kota Depok (JBKD), proyek rehabilitasi dan penataan lingkungan SMPN 1 Depok dilaksanakan oleh PT Broni Berkarya Kian Sentosa.

Perusahaan tersebut beralamat di Jl. I Gusti Ngurah Rai Komplek Ruko Mall Citra Klender Blok B2 No. 12 RT 008 RW 006 Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kondisi cat tembok bangunan yang sudah terlihat mengelupas

Menanggapi hal ini, Ketua Ikatan Pers Anti Rasuah (IPAR), Obor Panjaitan menegaskan bahwa kontraktor pelaksana kegiatan Rehabilitasi dan Penataan Lingkungan SMP Negeri 1 Depok tidak becus dalam bekerja.

“Masa baru setahun diperbaiki tapi sudah rusak lagi. Cat tembok yang digunakan juga terlihat murahan. Buktinya, saat ini sudah banyak yang mengelupas”, ujar Obor melalui sambungan telepon selulernya, Selasa (13/10/2020).

Lebih jauh Obor juga menyayangkan sikap dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) yang terkesan acuh dengan kondisi diatas.

Kepala Disrumkim Dudi Miraz pun terkesan enggan dikonfirmasi terkait buruknya hasil pekerjaan proyek yang digelar Disrumkim pada tahun 2019 tersebut.

“Ini kan aneh. Disrumkim selaku pihak yang menggelar proyek saja terkesan acuh dengan hasil dan kualitas pekerjaan yang terkesan asal-asalan tersebut. Jangan-jangan memang benar informasi yang menduga bahwa telah terjadi kongkalikong antara Disrumkim dengan pihak rekanan yang memenangi proyek di Disrumkim Depok”, duga Obor dengan nada curiga.

Terpisah, AS salah seorang staf di SMPN 1 Depok juga mengaku kecewa dengan hasil pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT Broni Berkarya Kian Sentosa itu.

AS menduga bahwa banyak item proyek yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan Rencana Anggaran Biaya yang ditetapkan.

“Salah satu contohnya bisa dilihat dari cat tembok yang terkesan murahan ini. Masa cat temboknya sudah hampir mengelupas semua. Sementara bangunan gedung di sekolah lain saja masih terlihat bagus. Padahal waktu pengerjaannya kan hampir bersamaan”, ujar AS kecewa.

Sayangnya, hingga berita ini dimuat, Kepala Disrumkim Kota Depok, Dudi Miraz belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini.

Tim JBKD akan terus berupaya untuk mendapatkan jawaban dari pihak Disrumkim sebagai satuan kerja (Satker) yang menggelar sejumlah proyek bangunan di Kota Depok tersebut.

Sebagai informasi, berikut data kegiatan lelang proyek SMPN 1 Depok :

Nama Tender : Rehabilitasi dan Penataan Lingkungan SMP Negeri 1;

Kategori : Pekerjaan Konstruksi;

Instansi : Pemerintah Daerah Kota Depok;

Satker : Dinas Perumahan dan Permukiman;

Pagu : Rp 3.726.084.600,-

HPS : Rp 3.726.083.934,97

Nama Pemenang : PT Broni Berkarya Kian Sentosa;

Alamat : Jl. I Gusti Ngurah Rai Komplek Ruko Mall Citra Klender Blok B2 No. 12 RT 008 RW 006 Kel. Klender Kec. Duren Sawit Jakarta TimurĀ – Jakarta Timur (Kota) – DKI Jakarta;

Harga Penawaran : Rp 3.539.762.429,79

Harga Terkoreksi : Rp 3.539.762.429,79

Hasil Negosiasi : Rp 3.531.747.727,41

No. SPMK : 602/PPK/SPMK/FSK/RSMPN.22/DPP/VIII/2019