PT MPN Berani Garap 10 Fasilitas Alun-alun dengan Rp 46,3 M ?

Selisih Penawarannya Rp 5,2 M dari Pagu

BALAIKOTA, SUARADEPOK.com – Lelang pembangunan fasilitas alun-alun Kota Depok tahap dua (Lanjutan) sudah dibuka.

Saat ini, panitia lelang di Badan Layanan Pengadaan (BLP) Pemkot Depok sedang melakukan proses (Tahapan) pembukaan dokumen penawaran lelang.

Dari pantauan SUARADEPOK.com (JBKD GRUP), diketahui ada dua perusahaan yang mengikuti lelang proyek dengan nilai pagu sebesar Rp 51,5 miliar itu.

PT Merdeka Inti Persada selaku perusahaan pemenang lelang alun-alun Kota Depok tahap I, terlihat kembali mengikuti lelang lanjutan yang digelar Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok tersebut.

Pada lelang tahap ke-2 kali ini, PT Merdeka Inti Persada terlihat berada di posisi ke dua dengan nilai penawaran lelang sebesar Rp 50.248.414.272,01.

Sementara di posisi pertama, PT Mondon Pilar Nusantara (MPN) terlihat “banting harga” dengan melakukan penawaran sebesar Rp 46.326.622.240,19.

Artinya, penawaran lelang yang dilakukan PT Mondon Pilar Nusantara mempunyai selisih sebesar Rp 5,2 miliar lebih dari nilai pagu proyek alun-alun tahap 2 yang telah dianggarkan sebesar Rp 51,5 miliar.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, lelang lanjutan alun-alun Depok tahap II resmi dibuka sejak 29 April 2019.

Proses lelangnya bisa dilihat di situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Depok, http://lpse.depok.go.id.

“Iya, lelangnya sudah tayang di LPSE Depok sejak Senin, 29 April 2019 kemarin”, ujar Khairul, panitia lelang di BLP Kota Depok.

Jika proses lelang berjalan lancar, lanjut Khairul, maka pada 23 Mei 2019 mendatang akan dilakukan proses Penandatanganan Kontrak pemenang lelang (Sesuai Jadwal Tahapan Lelang).

Kepala Disrumkim Kota Depok Dudi Miraz mengatakan bahwa untuk pembangunan tahap kedua, akan ada 10 komponen fasilitas yang dibangun di lahan seluas 1,8 Hektar (Dari jumlah luas keseluruhan alun-alun 3,6 hektare).

Kesepuluh fasilitas itu antara lain, greenhouse, jembatan utama, kolam retensi, lapangan terbuka hijau, pendopo, taman lansia, children playground, galeri (2 lantai), co-working space, dan menara pandang.

“Sementara fasilitas yang sudah dibangun pada tahap I, antara lain pembangunan wall climbing, skate park, BMX park, gym outdoor, lapangan basket dan lapangan futsal”, jelas Dudi.

Lebih jauh Mantan Kasat Pol PP Kota Depok ini berharap, pembangunan alun-alun Kota Depok tahap II bisa rampung pada Desember 2019 dan bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sebagai informasi, lokasi pembangunan alun-alun Kota Depok berada di belakang kantor Sub Detasemen Polisi Militer (Sub Denpom) di kawasan Grand Depok City (GDC), Kota Kembang, Kecamatan Cilodong, Depok.

BERIKUT INFORMASI LELANG ALUN-ALUN DEPOK TAHAP II :

Nama Tender : Pembangunan dan Penataan Lingkungan Alun-Alun Kota Depok;
Tanggal Pembuatan : 29 April 2019;
Instansi Pemerintah Daerah : Kota Depok;
Satuan Kerja : Dinas Perumahan dan Permukiman;
Kategori Pekerjaan : Konstruksi;
Tahun Anggaran : APBD 2019;
Nilai Pagu Paket : Rp 51.583.297.000,-
Nilai HPS Paket : Rp 51.482.396.142,-