SUARADEPOK.COMĀ Ratusan Masyarakat dari berbagai daerah bersama mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (KOMANDO) melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Tujuan hadirnya mereka adalah meminta agar Badan Pertanahan Nasional dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar segera menyelesaikan kasus Agraria yang terjadi di seluruh Indonesia.

Perwakilan masyarakat dari masing-masing daerah bergantian melakukan orasi untuk menyampaikan tuntutan mereka.

Perwakilan masyarakat Register 45 Mesuji Lampung, Trubus mengatakan, bahwa kehadiran mereka adalah untuk menuntut keadilan sebagai warga negara.

“Kami berharap kepada KLHK untuk mengambil tindakan tegas untuk menyelesaikan permasalahan agraria yang terjadi di Register 45 Mesuji” Katanya saat berorasi.

“Bahwa hari ini kami masyarakat Mesuji merasa tertindas, hari ini masyarakat kami merasa terintimidasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab” lanjutnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Suganda perwakilan Petani Cilangkap Maja, dalam orasinya dia mengatakan, hadirnya dia bersama puluhan petani Cilangkap adalah untuk meminta pemerintah segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Maja.

“Kedatangan kami kesini untuk meminta pertanggung jawaban pemerintah, agar segera menyelesaikan sengketa tanah diseluruh Indonesia khususnya yang terjadi di Cilangkap” katanya.

Sementara itu, Perwakilan Masyarakat Tulang Bawang, Lampung, juga mengatakan, dia meminta agar konflik yang terjadi didaerahnya antara Petani dan Perusahaan segera diselesaikan.

“Sudah 25 tahun hak tanah kami dirampas oleh perusahaan, kami memohon agar ada keadilan kepada kami rakyat indonesia, kami masyarakat Tulang Bawang meminta keadilan” katanya saat berorasi.

Pada intinya, mereka hadir sebagai masyarakat yang terabaikan oleh pihak yang berwenang menangani persoalan agraria dan meminta keadilan sebagaimana tercantum dalam Pancasila.