Ilustrasi Begal

Tapos, suaradepok.com – Begal motor masih saja menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat Kota Depok, Jawa Barat.

Kehadiran pasukan Penjaga Gangguan dan Anti Kerusuhan (Jaguar) Polresta Depok nampaknya tak menciutkan nyali para pelaku begal yang kerap beraksi pada malam hari itu.

Buktinya, Sabtu (5/1/2019) dinihari tadi, tiga orang diduga kawanan begal kembali beraksi di kawasan Tapos, Depok.

Kali ini korbannya adalah Dita dan Karlin. Kedua wanita yang sedang melintas menggunakan sepeda motor di jalan Gas Alam Tapos Depok, tiba-tiba dipepet sepeda motor matic yang ditumpangi oleh tiga pemuda.

Ketiga pelaku diduga begal itu memepet sepeda motor korban dan mengacung-acungkan celurit yang dibawanya ke korban.

Disaat korban ketakutan, pelaku pun langsung merampas HP serta dompet milik korban yang berisi uang Rp. 300 ribu rupiah.

Tak hanya menggasak barang-barang korban, pelaku juga sempat menyabetkan celurit yang dibawa ke arah korban.

Beruntung, sabetan celurit pelaku hanya merobek jaket dan mengenai body motor korban.

“Kejadiannya sekitar pukul 02.00 wib dini hari. Pelakunya tiga orang menggunakan satu sepeda motor matic. Mereka kabur ke arah Jalan Raya Bogor. Saya takut Pak, pelaku selain menyabetkan celuritnya juga merampas hp dan dompet saya berisi uang Rp. 300 ribu,” ujar korban saat melapor ke anggota SPKT Polsek Cimanggis.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Suyud yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Kapolsek, peristiwa perampasan yang dialami korban terjadi pada saat korban sedang dalam perjalanan pulang menuju Kavling Melati, Sukatani.

“Iya benar. Lokasi kejadian memang dikenal rawan. Selain sepi, minimnya penerangan di kawasan tersebut juga sangat minim” ujar Kapolsek.

Saat ini, lanjut Kapolsek, kami sedang mengumpulkan informasi dari para saksi agar secepatnya dapat mengungkap kasus tersebut.