Foto : Ilustrasi

Margonda, suaradepok.com – Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Erwin Aras Genda terlihat geram dengan adanya pemberitaan terkait praktek percaloan di Satpas SIM 1221 Pasar Segar Depok.

Berdasarkan informasi yang diterima tim JBKD (Jaringan Berita Kota Depok), Kasat Lantas marah lantaran hingga saat ini masih ada saja oknum-oknum calo yang membandel dan berani berkeliaran di lingkungan Satpas Pasar Segar.

Saking geramnya, Kasat Lantas berjanji akan memproses oknum-oknum calo yang kedapatan melakukan aksi percaloan, bahkan sampai ke ranah hukum sekalipun.

“Kami sudah menugaskan Provost untuk menjaga setiap pintu masuk Satpas SIM 1221 untuk mempersempit ruang gerak calo. Apabila kedapatan calo yang sedang beroperasi, maka akan kami tindak tegas bahkan bila perlu kita proses sampai ke Reskrim,” tegas Erwin, seperti dikutip dari reportaseindonesia.id, Senin (3/8/2020).

Terkait oknum-oknum calo berkedok wartawan yang dimaksud dalam pemberitaan sebelumnya, Kasat Lantas meminta untuk langsung saja menyebutkan nama yang dimaksud.

“Sebut langsung aja siapa oknumnya dan dari media mana ? Jadi jangan Satpas SIM yang menjadi kambing hitam. Selama ini kan kami selalu membantu rekan-rekan media dan kalau ada personil kami yang bermain disana, langsung laporkan ke saya dan hari itu juga akan saya tindak tegas,” lanjut Kasat menegaskan.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, sejumlah wartawan yang aktif melakukan liputan di Kota Depok mengeluhkan carut marutnya proses pembuatan SIM di Satpas 1221 Pasar Segar Depok.

Berdasarkan informasi yang di dapat tim JBKD, semenjak adanya paguyuban wartawan yang “bermarkas” di Pasar Segar, praktek percaloan SIM justru semakin merajalela.

“Sejak adanya paguyuban wartawan di Pasar Segar, proses pembuatan SIM justru semakin tidak jelas dan terkesan akal-akalan”, ujar AS salah seorang wartawan media online nasional, Senin (3/8/2020).

Baca Juga : Kapolres Depok Diminta Sterilkan Calo di Satpas Pasar Segar

Senada dengan itu, AD, wartawan media online nasional lainnya juga mengeluhkan terkait “permainan” para oknum calo yang kerap mengatasnamakan wartawan.

“Oknum-oknum calo itu kebanyakan menggunakan KTA Wartawan. Padahal sampai saat ini mereka tidak pernah menulis berita. Saya curiga bahwa Kartu Pers-nya itu hanya akal-akalan”, ujar AD curiga.

Lebih jauh AD berharap, Kapolres Depok segera melakukan sterilisasi oknum-oknum calo berkedok wartawan yang biasa beroperasi di Satpas SIM 1221 Pasar Segar Depok.

“Supaya tertib, Satpas SIM Pasar Segar Depok harus disterilkan saja. Jangan ada lagi oknum-oknum yang mengaku wartawan tapi kerjaaannya hanya jadi calo. Bikin berita saja gak pernah, kok ngaku-ngaku wartawan”, ketus AD kesal.

Penulis : Ferry Sinaga