Ponpes Darussalam Terbakar saat Tengah Malam

Kondisi bangunan Pondok Pesantren Darussalam Tapos pasca kebakaran yang terjadi pada Senin (1/10/2018) malam

Tapos, suaradepok.com – Pondok Pesantren Darussalam yang berlokasi di Jalan Banjaran Pucung RT 03 RW 07, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat terbakara, Senin (1/10/2018) malam sekira pukul 23.00 wib.

Meski sejumlah santri sudah berusaha memadamkan api, namun kobaran si jago merah semakin besar sehingga melalap bangunan dan ruangan di pesantren tersebut.

Hadi (40), salah seorang warga Tapos mengatakan bahwa kobaran api sudah sangat besar saat dirinya melintas di lokasi kejadian.

“Saya baru mau beli nasi goreng di warung langganan, tapi pas sampai di depan ponpes kok ramai banget orang dan tidak lama kemudian ada iring-iringan mobil pemadam kebakaran. Dan ternyata ponpes Darussalam terbakar,” ujar Hadi, Senin malam.

Terlihat dari kejauhan, salah seorang petugas pemadam kebakaran sedang berjibaku memadamkan kobaran api

Hadi juga melihat sejumlah personel Dinas Pedam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok berjibaku memadamkan api yang sudah sangat besar.

“Beberapa santri serta pengurus ponpes juga terlihat membantu memadamkan api. Sementara yang lainnya menjaga barang-barang yang berhasil diselamatkan dari dalam bangunan ponpes,” kisah Hadi.

Informasi lain yang didapat dilapangan menyebutkan bahwa awalnya api terlihat dari pondokan santri putri di pesantren tersebut.

Tak membutuhkan waktu lama, api mulai membesar dan melalap bangunan serta ruangan yang ada di pesantren itu.

Iring-iringan mobil pemadam kebakaran saat datang ke lokasi kejadian

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Gandara Budiana yang dikonfirmasi wartawan Senin malam belum dapat memastikan jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut.

Dikatakan Gandara, untuk memadamkan kobaran api di Pondok Pesantren Darussalam Tapos, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok menerjunkan 33 personil dari empat posko, yakni UPT Damkar Tapos, Mako Kembang, UPT Cimanggis dan dari Poskowali.

“11 armada pemadam dikerahkan hingga pukul 01.15 Wib dinihari. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa kebakaran yang disebabkan akibat korsleting listrik tersebut”, pungkas Gandara.