Nyobain Try Scuba Dive Yuk!

SuaraDepok.Com – Tentunya sangat mengasyikan bila dapat menyelam dan melihat keindahan alam di bawah laut.

Mulai dari karang hingga aneka ragam jenis ikan menjadi pemandangan yang ditawarkan ketika kita berada di bawah laut.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk melihat langsung keindahan alam bawah laut.

Dari snorkeling tanpa tabung hingga diving menjadi salah satu caranya untuk mewujudkan hal tersebut.

Khusus diving, olahraga ini memang menjadi pilihan utama untuk masuk laut dan melihat keindahan alam bawah laut.

Sebelum terjun langsung laut lepas, harus melakukan kursus dahulu dan mendapatkan sertifikat.

Kursus tersebut diawali dengan melakukan pembekalan di kelas. Kemudian dilanjutkan dengan praktek di sebuah kolam renang.

Latihan ini harus didampingi oleh instruktur dan ‘master dive’ berlisensi sekolah menyelam.

SuaraDepok.Com sempat mencoba ‘Try Scuba Dive’ yang biasa dilakukan sebelum seseorang melakukan kursus.

Bertempat di kolam renang Sepolwan, Polri, Pasar Jumat, Jakarta, ‘Try Scuba Dive’ dipimpin oleh instruktur dari ‘Global Dive Center’.

Sebelum terjun ke kolam renang, diharuskan melakukan pemanasan. Kemudian masuk sesi perkenalan sejumlah peralatan bawah air.

Tim diperkenalkan oleh berbagai alat seperti tabung selam yang digunakan untuk menyimpan udara selama kita menyelam.

Regulator tahap 1 ini yang berhubungan langsung dengan katup tabung selam. Alat ini berfungsi untuk mengalirkan udara pada tekanan yang berbeda pada tiap selang, ada yang ‘high pressure’ dan ada yang ‘low pressure’.

Sedangkan regulator tahap 2 adalah alat yang mengalirkan udara ke mulut kita. Selain regulator tahap 2, ada juga punya ‘octopus’ yang dipakai hanya dalam keadaan darurat. Warnanya kuning atau warna terang lainnya, sehingga lebih mudah terlihat.

Untuk mengatur seberapa tenggelam atau mengapungnya kita dibawah air, diperlukan alat control yang disebut BCD, ‘Buoyancy Conpensator Device’. BCD berbentuk seperti jaket yang dapat digembungkan maupun dikempiskan melalui inflator.

Nah kalau digembungkan kita akan mengapung dan kalau dikempiskan kita akan tenggelam. Tinggal diatur saja sehingga kita bisa tetap pada kedalaman yang diinginkan.

Terkadang kita susah untuk tenggelam, maka dipakailah pemberat yang diikatkan pada badan dengan sabuk maupun dimasukan ke BCD, sehingga kita bisa tenggelam. Tak lupa yang wajib dipakai adalah sepatu katak atau fin dan masker.

‘Try Scuba Dive’ sendiri dilakukan selama setengah sampai satu jam. Untuk pemula biasanya akan memulai latihan dari kolam yang dangkal terlebih dahulu.

Jika sudah lancar di kolam dangkal baru kemudian akan dipindahkan ke kolam yang lebih dalam.

Pemilik Global Dive Center, John E Sidjabat mengatakan kelas Try Scuba Dive merupakan bagian awal menjadi penyelam.

Untuk mencapai sesi ‘open water’, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan penyelam.

Di Global Dive Center sendiri, untuk mendapatkan sertifikat menyelam dan naik ke tingkat berikutnya, para penyelam harus mengikut kelas diskusi selama 3 kali secara beruntun.

Setelah itu akan dilakukan praktek di kolam sebanyak dua kali.

Setelah itu, kata John, sapaannya, baru akan dilakukan ujian ke perairan terbuka.

Ujian berlangsung terbuka selama dua hari satu malam. Hari pertama akan dites keterampilan penyelam mengenai peralatan selam.

“Ada sembilan keterampilan yang kita tanya. Misalnya bagaimana cara membersihkan masker, melepaskan regulator dan BCD. Yang biasanya harus berurutan akan kita tanya acak,” ujar John.

“Hari kedua ‘fun dive’, kita lepas, kita ingin lihat cara menyelam bagus apa tidak. Lalu kita lihat apakah dia peduli terhadap lingkungan, kepedulian terhadap teman ada. Dan terpenting apakah dia peduli terhadap keselamatan diri sendiri,” sambung John.

Selepas kelas ‘open water’, para penyelam akan naik tingkat ke kelas ‘advance’. Di kelas advance ini para penyelam akan diajarkan 6 macam kekhususan penyelaman. Ada 3 ‘speciality’ yang wajib diambil oleh para penyelam.

“Ada penyelaman malam, penyelaman dalam dan navigasi. Lalu juga ada pilihan penyelaman untuk fotografi dan video,” kata John.

Ia melanjutkan, setelah dari kelas ‘advance’ maka akan naik tingkat ke ‘master scuba dive’ yang akan diberikan delapan ‘speciality’. Baru dari situ akan naik lagi ke ‘dive master’.

“Setelah itu naik ke instruktur. Nah kalau di tingkat instruktur ini ada tiga tingkat lagi, yaitu instruktur, instruktur trainer dan ‘course director’. Ini tingkat profesional,” ungkap John.

Laporan: Udin Merdeka