Nama Biem Benjamin Bakal Diusulkan ke Parpol Koalisi Buat Jadi Wagub DKI

SuaraDepok.Com – Bursa calon wakil gubernur semakin variatif. Setelah politisi PKS Syaikhu, politisi Gerindra M. Taufik, keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusomo, kini nama Biem Trijani Benjamin muncul ke permukaan.

Budayawan Betawi yang juga anak legenda Benyamin Sueb itu muncul lantaran memiliki kapasitas yang pas menjadi pengganti Sandiaga Uno.

Sebelum memulai kariernya dalam politik, Biem aktif dalam advokasi pengembangan budaya Betawi, termasuk memprakarsai terbentuknya Kongres Rakyat Betawi.

Kemampuan manajerialnya pun mumpuni. Sebagai pengusaha Biem Benyamin memiliki stasiun radio, Bens Radio, yang populer dalam mempromosikan budaya dan tradisi Betawi.

Dia juga mendirikan Etnikom Network, jaringan 14 stasiun radio di Jawa dan Sumatera yang aktif mempromosikan budaya lokal.

Saat ini, pria kelahiran 13 Maret 1964 menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Partai Gerindra.

Suara dukungan agar Biem menjadi Wagub DKI disuarakan Subuh Raja, penasehat Benyamin Sueb Fans Club

“Keunggulan Bang Biem adalah ketokohannya. Ia tokoh Betawi. Soal kapasitas sudah pasti. Dia sukses mengembangkan bisnis radio,” tegas Subuh di Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Hal lain yang membuat lulusan Metropolitan States College, Denver, Colorado, AS unggul adalah punya basis massa yang kuat di ‘grass root’.

“Bang Biem orangnya juga ‘humble’. Kalau ketemu orang langsung ingat nama. Ini kelebihan lainnya,” lanjut Subuh.

Ia pun menegaskan akan mendorong nama Biem ke Partai Gerindra dan koalisi pendukung Anies Baswedan seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Kita gak ikut partai, tapi kita bakal dorong Bang Biem ke partai. Mudah-mudahan mereka (parpol koalisi) mau,” tandasnya.

Sementara itu, Biem Benyamin mengakui banyak yang mendorong dirinya untuk jadi pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dorongan untuk menjadi pendamping Anies sendiri, muncul dari lapisan masyarakat DKI hingga sayap-sayap relawan partai Gerindra.

“Padahal saya sih pasif, tidak ngotot dan tidak memunculkan diri. Namun memang dorongan masyarakat saja yang meminta saya untuk maju,” ujar Biem di Oasis Amir Hotel, ditulis Minggu (30/9/2018).

Namun demikian, anggota Komisi I DPR ini mengaku siap bilamana memang diberi tugas dan ditunjuk oleh partai dan Ketua Umum Prabowo Subianto untuk maju sebagai pendamping Anies.

“Saya siap bila ditunjuk. Tapi untuk sekarang saya ngikutin saja. Pasif aja,” ujar Biem.

Tapi sebaiknya, lanjut Biem, siapapun nantinya sosok yang ditunjuk untuk menjadi pendamping Anies harus dapat diterima oleh masyarakat Jakarta.

Laporan: Udin Merdeka