Walikota Depok, Idris Abdul Somad

CILODONG, suaradepok.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono melaporkan Walikota Depok, Idris Abdul Somad ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait pengembalian dirinya ke Badan Pengkajian dan Penerapan Tekhnologi (BPPT).

Menurut dia, langkah yang diambil walikota melenceng dari aturan yang ada dan diambil secara sepihak. “Tanpa diajak bicara dan secara sepihak saya dikembalikan ke instansi induk saya,” ujar Sidik, Sabtu (2/5).

Dijelaskan dia, bahwa surat pengembalian yang dibuat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dengan nomor 800/3371/BKPSDM pada tanggal 25 Februari 2020 ke BPPT tanpa sepengetahuan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok.

“Sekda tidak mengetahui adanya surat pengembalian ini ke BPPT setelah saya konfirmasi ke beliau,” tegasnya.

Padahal, lanjut dia, saya sudah ditawarkan walikota untuk lanjut tapi mengikuti mekanisme yang ada dengan jalur mutasi atau dikembalikan. “Saya sudah meminta untuk mengikuti mekanisme yang ada yaitu tetap di Depok dan menerima mutasi. Tapi diam-diam walikota malah mengeluarkan surat pengembalian diri saya ke BPPT sebagai induk instansi saya,” jelasnya.

Selain itu, keluarnya surat pengembalian itu melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang melarang adanya proses mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) jika di wilayah itu akan melakukan proses Pemilihan Umum Kepala Daerah.

“Sudah jelas Mendagri melarang adanya proses mutasi, tapi ini malah dilanggarnya,” tegasnya.