Foto : Ilustrasi KTP

BALAIKOTA, SUARADEPOK.com – Kabar gembira bagi masyarakat Kota Depok yang hingga saat ini belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP.

Pasalnya, pada Kamis (31/1/2019) lalu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil), Misbahul Munir telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pencetakan KTP elektronik secara massal.

Berdasarkan Surat Perintah No : 823 / 224 – Disdukcapil / 2019, Kepala Disduk memerintahkan jajarannya untuk melakukan pencetakan e-KTP secara massal pada Sabtu (2/2/2019) dan Minggu (3/2/2019).

Namun demikian, pencetakan e-KTP secara massal itu akan difokuskan terlebih dulu untuk status data e-KTP yang sudah siap dicetak atau Print Ready Record (PRR).

Selain itu, bagi masyarakat yang sudah pernah memiliki e-KTP tetapi ingin melakukan penggantian karena terjadi kerusakan atau lain sebagainya, dapat mendatangi kantor kelurahan setempat untuk mendapatkan pelayanan pencetakan yang dilakukan selama dua hari, mulai pukul 09.00 wib hingga 14.00 wib.

Surat Perintah untuk pencetakan e-KTP

Mendengar informasi ini, salah seorang warga bernama Riri Arifah mengaku senang. Riri mengaku, sudah sejak Agustus 2017 lalu dirinya melakukan perekaman e-KTP di kantor kelurahan tempat tinggalnya.

Namun hingga puluhan kali bolak-balik ke Kelurahan (Hingga awal tahun 2019, red), ibu dua anak ini belum juga menerima fisik e-KTP miliknya.

Informasi yang ia terima dari petugas di kelurahan, tinta cetak e-KTP habis dan harus menunggu kiriman dari pusat.

“Kalau memang e-KTP mau dicetak, tentu saja saya senang. Pasalnya, sudah dari Agustus 2017 lalu e-KTP saya belum di cetak. Padahal saya sudah melakukan proses perekaman”, ujar Riri senang, Jumat (1/1/2019).

Baca Juga : Di Depok Bikin e-KTP Bisa Sampai 1 Tahun

Senada dengan itu, Mastur (42) warga Rangkapan Jaya, Pancoran Mas Depok juga mengaku senang.

Dikatakan Mastur, ia sudah lelah bolak-balik ke kantor kelurahan untuk menanyakan fisik kartu e-KTP anaknya yang sudah melakukan perekaman sejak awal 2018.

Mastur bahkan sempat kecewa dengan pelayanan administrasi kependudukan di Kota Depok yang terkesan main-main dan lamban.

“Ya kalau memang benar besok di cetak (e-KTP, red), tentu saja saya senang. e-KTP itu kan sangat diperlukan untuk berbagai urusan masyarakat”, pungkas Mastur.