Suara Depok

Barometer Informasi Kota Depok

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

PPKLI Bongkar Puluhan Lapak Kumuh di Jalan Raya Bogor

PPKLI Bongkar Puluhan Lapak Kumuh di Jalan Raya Bogor



TAPOS, suaradepok.com – Persatuan Pedagang Kaki Lima Indonesia (PPKLI) Kota Depok kembali membongkar puluhan bangunan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang terlihat kumuh di sepanjang jalan Raya Bogor, Km 36 Tapos, Sabtu (2/12/2017).

Puluhan lapak itu terpaksa ditertibkan karena pemiliknya tidak mengindahkan himbauan dari pengurus PPKLI untuk tetap menjaga keindahan dan kebersihan tempatnya berjualan.

Kepada suaradepok.com, Ketua DPD PPKLI Kota Depok, Maryono mengatakan bahwa penertiban yang dilakukan tersebut sudah menjadi kesepakatan bersama antara pengurus dan pedagang.

“Anggota PPKLI maupun para pedagang sudah dari awal sepakat, apabila mereka tidak bisa menjaga kebersihan dan keindahan tempatnya berjualan, maka konsekuensinya adalah ditertibkan (dibongkar)”, tegas Maryono.

Dari pantauan wartawan, selain membongkar lapak-lapak pedagang yang terlihat kumuh, PPKLI juga meminta kepada para pedagang kaki lima di sepanjang jalur sungai Kali Baru, Tapos untuk melakukan penghijauan.

Setiap pedagang diminta untuk menghiasi lapak tempatnya berjualan dengan berbagai macam tanaman sehingga terlihat sejuk dan asri.

Kedepan, Maryono berharap dapat merapikan lapak-lapak para pedagang dengan menggunakan bahan material yang lebih ringan, sehingga terlihat lebih elegan dan tertata rapi.

“Harapan kami, lapak-lapak yang ada saat ini bisa dibangun menggunakan baja ringan. Selain lebih rapi, bangunannya pun jauh dari kesan kumuh, seperti yang sudah dicontohkan Kota Solo Jawa Tengah”, pungkas Maryono.

Sebagai informasi, penertiban lapak-lapak kumuh yang dilakukan para pengurus PPKLI dimulai dari pukul 14.00 wib sampai dengan pukul 16.15 wib.

Hasilnya, sekitar 25 lapak pedagang yang dianggap kumuh berhasil ditertibkan dengan lancar dan tanpa adanya halangan dari pemilik lapak yang ditertibkan. (kristin / fer)



Tags: , ,

No Responses

Tinggalkan Balasan