Suara Depok

Barometer Informasi Kota Depok

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Pengawasan Minim, Proyek Drainase di Jalan Nusantara Raya Asal Jadi

Pengawasan Minim, Proyek Drainase di Jalan Nusantara Raya Asal Jadi



BEJI, suaradepok.com – Sejumlah masyarakat dan pengguna jalan yang biasa melintas di jalan Nusantara Raya mengeluhkan pelaksanaan proyek saluran drainase di sepanjang jalan tersebut.

Selain terkesan asal jadi, pekerjaan saluran drainase yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok itu juga sangat membahayakan pengguna jalan yang melintas di sepanjang jalan Nusantara.

Seperti terlihat pada gambar, gundukan tanah terkesan dibiarkan menumpuk disepanjang jalan tanpa adanya rambu-rambu ataupun garis pembatas supaya tidak mengganggu aktivitas lalu lintas pengendara jalan.

Saiful RM, salah seorang warga jalan Sulawesi mengatakan bahwa pelaksanaan proyek pekerjaan saluran drainase di jalan Nusantara Raya terkesan asal jadi.

Selain itu, kontraktor yang mengerjakan proyek saluran drainase itu juga terkesan mengabaikan keselamatan pengguna jalan karena membiarkan tanah galian pekerjaannya menumpuk di sepanjang jalan raya.

Menanggapi hal ini, Ketua LSM Penjara (Pemantau Kinerja Aparatur Negara) Kota Depok, M. Thohir Bharabba yang akrab disapa Tompay menyayangkan minimnya pengawasan pada proyek saluran drainase di jalan Nisantara Raya tersebut.

Dikatakan Tompay, konsultan dan pengawas dari Dinas PUPR Kota Depok lalai dalam hal pengawasan pekerjaan dilapangan.

“Lihat saja sendiri pelaksanaan pekerjaannya. Saat pemasangan u-ditch, air masih terlihat menggenang sehingga lapisan bawah u-ditch tidak dapat dilapisi pasir. Saat saya tanyakan kepada pihak kontraktor, dia terkesan cuek dan dengan entengnya menjawab tinggal dipotong saja”, ungkap Tompay, Kamis (2/11/2017).

Untuk itu Tompay berharap agar Dinas PUPR segera melakukan pengecekan ke lokasi proyek saluran drainase di Jalan Nusantara Raya tersebut.

Karena selain merugikan, pelaksanaan proyek saluran itu juga didanai menggunakan APBD Kota Depok.

Hingga berita ini dimuat, belum diketahui perusahaan pelaksana pada proyek saluran drainase di jalan Nusantara Raya tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Manto Jorghi yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya, juga mengaku belum mengetahui terkait pelaksanaan dilapangan. (Fer)

Air terlihat masih menggenang saat pemasangan U-ditch



Tags: , ,

No Responses

Tinggalkan Balasan