Suara Depok

Barometer Informasi Kota Depok

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Kepesertaan Masyarakat Masih Minim, BPJS Kesehatan Diminta Proaktif “Jemput Bola”

Kepesertaan Masyarakat Masih Minim, BPJS Kesehatan Diminta Proaktif “Jemput Bola”
Ilustrasi Pelayanan BPJS Kesehatan



MARGONDA, suaradepok.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kota Depok diminta untuk turun ke setiap kecamatan sebagai bagian dari pelayanan ke masyarakat.

Wakil Ketua Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak DPC PDI-P Kota Depok, Sahat Farida Berlian mengatakan, saat ini BPJS Kesehatan baru membuka kantor cabang di kawasan Jalan Margonda saja sehingga menyulitkan masyarakat yang tinggal di pelosok Kota Depok untuk mendaftar atau mengurus administrasi terkait kepesertaan di BPJS Kesehatannya.

“Kota Depok terdiri dari 11 kecamatan. Sementara saat ini pendaftaran untuk menjadi peserta BPJS hanya bisa dilakukan di Margonda. Buat kami ini merupakan persoalan karena kurang menyentuh dan memudahkan warga Depok. Kami meminta BPJS untuk turun langsung ke wilayah untuk jemput bola karena kepesertaan masyarakat Kota Depok saat ini baru mencapai sekitar 65 persen,” kata Sahat yang juga merupakan anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PDI-P.

Tak hanya itu. Dalam kunjungannya ke Kantor BPJS Kesehatan, Selasa (17/01/2017), Sahat juga mempersoalkan terkait peralihan warga peserta Jamkesmas dan Jamkesda.

Menurutnya banyak masyarakat yang mestinya menjadi peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI), namun banyak ditemukan persoalan dan belum tuntas hingga saat ini.

“Kami paham terkait data peralihan merupakan ranah pemerintah kota, dalam hal ini adalah Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial. Kami meminta, jika memang belum keseluruhan data peralihan dilakukan, BPJS Kesehatan melakukan cek data peserta yang mendaftar mandiri. Karena banyak mereka sebelumnya adalah pengguna Jamkesda dan Jamkesmas, atau Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” katanya.

Sahat yang terlihat didampingi oleh Agustina Simanjuntak dari Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP Depok, Rachmin Siahaan (Ketua Pengurus Anak Cabang Kecamatan Sukmajaya) DPC PDIP Depok dan juga kader kesehatan DPC PDI Perjuangan Depok mengatakan bahwa program BPJS Kesehatan yang sudah dimulai (tahap pertama tahun 2014), ditargetkan mengcover keseluruhan masyarakat pada tahun 2019.

Namun sampai kini, di Kota Depok masih berhadapan dengan persoalan adanya rumah sakit yang masih belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Cabang Kota Depok, Nurifansyah, yang menerima kunjungan kader DPC PDI-P Depok menuturkan akan menampung semua aspirasi yang disampaikan dan menyelesaikan masalah yang ada satu persatu.

Ia menjelaskan hingga 31 Desember 2016, tercatat ada 1.047.750 jiwa warga Depok yang menjadi peserta BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan Depok juga telah bekerjasama dengan dengan 114 fasilitas kesahatan, berupa tempat praktek dan 14 RS di Depok, yang siap menerima peserta BPJS Kesehatan. (fer)



Tags: , ,

No Responses

Tinggalkan Balasan