Gara-gara Ini, Aktivis Ancam Somasi Walikota Depok

oleh
Walikota Depok, Mohammad Idris Abdul Somad

Cimanggis, suaradepok.com – Walikota Depok, Mohammad Idris Abdul Somad diancam somasi oleh aktivis pegiat lingkungan yang menamakan dirinya Ruang Terbuka Hijau (RTH) Movement.

Mereka berencana melakukan somasi terhadap Wali Kota Depok karena dinilai tidak peduli terhadap pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Depok.

Link Banner

Koordinator RTH Movement Depok, Alfred Sitorus mengatakan, suatu daerah sedianya memiliki RTH sebanyak 30 persen dari total wilayahnya sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2017 tentang penataan ruang.

Menurut Alfred, saat ini luas RTH di Kota Depok masih jauh dari ketentuan itu.  Depok hanya memiliki 16,33 persen atau 3.271 Ha dari yang seharusnya 20.029 Ha.

“Apabila tidak ada tanggapan dalam waktu 3X24 jam maka kami akan layangkan somasi sebagai prasyarat melakukan gugatan,” ucap Alfred, Selasa (13/2/2018).

Terpisah, Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga berpendapat bahwa pengadaan RTH ini sangat penting mengingat Pemkot Depok tengah menggembar-gemborkan program waste city, smart healthy city, dan family city.

“RTH-nya harus dibangun, agar program kota sehat terwujud. Kalau RTH-nya tidak dibangun bagaimana bisa programnya terwujud,” ujar Nirwono.

Dikatakan Nirwono, ada beberapa cara yang bisa dilakukan Pemkot Depok untuk meningkatkan jumlah RTH, seperti merevitalisasi situ, naturalisasi sungai, penghijauan rel kereta api, serta penghijauan lahan kosong di Depok.

“Kalau tidak bisa menambah paling tidak mempertahankan yang sudah ada, lebih bagusnya memang menambah,” tutur Nirwono.

Sementara itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad menilai bahwa somasi maupun gugatan yang disampaikan aktivis terkait ruang terbuka hijau (RTH) di Depok merupakan hal biasa.

“Gugat menggugat dalam alam demokrasi itu kan biasa dan memang harus ada tempat untuk penyampaian aspirasi masyarakat, kita tidak bisa menghalang-halangi,” kata Idris saat ditemui di Wisma Hijau, Mekarsari, Depok.

Idris mengatakan, Pemkot Depok terus berupaya memenuhi kebutuhan RTH sebesar 20 persen total luas wilayah Depok.

Meski tidak secara rinci menyebutkan RTH mana saja yang dibangun, Idris mengatakan bahwa pembangunan RTH di Depok sudah mencapai 10 persen.

“Pemenuhan RTH publik 10 sekian persen, tinggal 10 persen lagi,” kata Idris.