Ilustrasi Narkoba

Depok Masuk Zona Merah Peredaran Narkoba

MARGONDA, suaradepok.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok diminta segera melakukan tindakan nyata terkait maraknya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Saat ini, Kota Depok sudah memasuki zona merah peredaran narkotika. Tren kasus penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar Kota Depok pun cenderung meningkat dari tahun ke tahun.

Kasat Narkoba Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Aryana mengatakan, penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar dan mahasiswa terus meningkat setiap tahunnya.

Pada tahun 2015, tercatat sekitar 19 orang mahasiswa yang terlibat kasus barang haram tersebut. Setahun kemudian (2016, red), kasus serupa mengalami peningkatan menjadi 27 orang mahasiswa.

“Sementara untuk pelajar yang terlibat narkoba, tahun 2015 tercatat sebanyak 11 orang dan meningkat menjadi 14 orang pada tahun 2016. Grafiknya meningkat. Depok sekarang salah satu zona merah peredaran narkoba,” ujar Putu, Sabtu (14/01/2017).

Dikatakan Putu, secara keseluruhan angka peredaran gelap dan tindak pidana kasus narkoba yang ditangani Satuan Narkoba Polresta Depok dari 2015 ke 2016 naik 10 persen dari 353 perkara menjadi 432.

Alasannya, kata dia, Depok sudah dijadikan tempat transit narkoba. Hal ini dipicu karena letak Depok yang strategis serta banyaknya jumlah perguruan tinggi di Depok.

“Jadi, peredaran narkoba di Depok, juga cukup tinggi,” katanya.

Berdasarkan catatan Satresnarkoba Polresta Depok, sepanjang tahun 2016, sebanyak 23 butir ekstasi, ganja 28,181 kg, sabu 529 gram.

“Kasus awal tahun 2017 yang terbaru adalah menangkap pengedar 184 kilogram ganja asal Aceh yang dikirim melalui JNE ke rumah kontrak di Bojongsari Depok,” terangnya.

Ditambahkan Putu, kasus narkotika yang menonjol di tahun 2016 adalah tertangkapnya tiga orang PNS Pemadam Kebakaran Kota Depok yang sedang pesta sabu di kantornya. Selain itu, juga ada peredaran ekstasi berbentuk karakter kartun Minion. (fer)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *