Jalan Raya Bogor Mulai Rawan

oleh
Ilustrasi

Tapos, suradepok.com – Jalan Raya Bogor, Tapos Depok mulai rawan tindakan kriminal. Dua hari belakangan ini saja, diketahui sudah ada dua orang korban pembacokan menggunakan senjata tajam dikawasan ini.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun suaradepok.com pada Jumat (2/2/2018), salah seorang pelajar yang diketahui bernama Mohammad Januarifki (17) menjadi korban pembacokan oleh orang tidak dikenal.

Link Banner

Januar dibacok di bagian kepala saat sedang menunggu bus di Jalan Raya Bogor Km. 40, RT.01/012 Cilangkap, Tapos, Kota Depok.

Korban yang mengalami luka sabetan benda tajam di bagian kepala itu langsung dilarikan warga ke rumah sakit terdekat. Namun karena lukanya cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RS Polri Kramat Jati.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Sunarto mengatakan bahwa peristiwa pembacokan yang menimpa warga Cilodong tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 wib. Permasalahannya bermula dari pelaku yang meludahi korban dan kemudian dibalas ludah oleh si korban.

“Pada saat kejadian korban ditolong oleh warga. Namun karena luka dibagian kepalanya cukup parah, korban langsung dirujuk ke RS Polri,” ujarnya Kapolsek.

Parahnya, kejadian pembacokan terulang pada malam harinya. Kali ini pembacokan dialami oleh Maulana (18), warga Kelurahan Jatijajar RT 03/01.

Maulana yang sedang nongkrong di Terminal Jatijajar tiba-tiba didatangi orang tak dikenal yang langsung meminta telepon genggamnya, Sabtu (3/2/2018) sekira pukul 21.00 wib.

Karena tak mau memberikan telepon selulernya, pelaku pun langsung menyabetkan sebuah celurit ke bagian wajah Maulana. Akibatnya Maulana mengalami luka di bagian pelipis mata dan tangan kirinya.

Maulana kemudian ditolong warga dan dilarikan ke klinik Graha Media Cilodong untuk mendapat pertolongan. Pelipis mata korbanpun mendapat 3 jahitan, sementara tangan kirinya 6 jahitan. (fer)