PKL Raya Bogor di Ultimatum, Ribuan Pedagang Bakal “Kepung” Balaikota

oleh
Anggota Satpol PP saat mengedarkan Surat Peringatan (SP) 2 kepada para pedagang kaki lima di sepanjang jalan raya Bogor. (Foto : Ist.)
Anggota Satpol PP saat mengedarkan Surat Peringatan (SP) 2 kepada para pedagang kaki lima di sepanjang jalan raya Bogor. (Foto : Ist.)

Tapos, suaradepok.com – Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok dalam penegakkan Peraturan Daerah (Perda) No. 16 Tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum perlu dipertanyakan.

Pasalnya, dalam pelaksanaan dilapangan, Satpol PP Kota Depok yang saat ini dipimpin oleh Yayan Arianto sering terlihat tebang pilih.

Link Banner

Salah satu contoh penegakkan aturan yang saat ini sedang ramai diperbincangkan adalah terkait penertiban bangunan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang jalan Raya Bogor, mulai dari Simpang Depok hingga ke arah Cilangkap, Tapos.

Seperti dikutip dari situs wartakotalive.com, disebutkan bahwa puluhan bangunan liar (bangli) dan lapak PKL di sepanjang sisi Jalan Raya Bogor, di wilayah Kelurahan Jatijajar dan Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok kembali diultimatum petugas Satpol PP Kota Depok.

Bagikan
  • 56
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •