Iklim Investasi di Depok Menjanjikan

oleh
Kepala DPMPTSP Kota Depok, Yulistiani Mochtar

KESERIUSAN Pemerintah Kota Depok (Pemkot) Depok dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun menunjukan berbagai hasil positif. Salah satunya ditunjukkan dengan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Depok dari tahun 2018 hingga 2017, secara keseluruhan mengalami perubahan yang baik.

“Tren LPE Kota Depok setiap tahunnya semakin baik. Misalkan, pada tahun 2017, LPE kita mencapai 7.28 persen, jumlah tersebut meningkat sebesar 0,64 persen dari tahun sebelumnya”, ujar Walikota Depok, Mohammad Idris, Jumat (11/05/2018).

Termasuk, angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Kota Depok dari tahun 2011 – 2016 mengalami peningkatan. Mulai dari 16,23 persen, 17,59 persen, 19,69 persen, 21,54 persen, 23,05 persen, lalu 24,49 persen.

Di antara faktor pendorong LPE, kata Mohammad Idris, dikarenakan keberadaan para pengusaha yang berinvestasi di Kota Depok. Baik investasi di sektor perekonomian maupun pembangunan infrastruktur.

Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok, iklim investasi yang paling besar atau utama dalah properti, perdagangan dan jasa, serta pergudangan. Properti memiliki porsi besar 35-40 persen total investasi yang masuk di Depok. Sementara perdagangan sebesar 20 persen, dan lain-lain sebesar 20 persen.

Kepala DPMPTSP Kota Depok, Yulistiani Mochtar mengatakan, pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan guna merangsang investasi di Kota Depok. Sekaligus, menyediakan berbagai informasi yang berguna bagi penanam modal.

“Misalnya, memfasilitasi promosi investasi yang digelar tahunan atau penyusunan kajian insentif dan disinsentif penanaman modal,” Katanya.

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •