CWI Resmi Laporkan Kasus Dana BOS Kota Depok ke KPK

oleh
Sekretaris CWI, R. Bambang. SS (Tengah) dan Ketua Umum DPP CWI, M.W. Elfatir Lintang (Dua dari Kiri) bersama para pengurus DPP CWI menunjukkan bukti laporan ke KPK

Margonda, suaradepok.com – Janji Ketua Umum DPP Corruption Wacth Independent (CWI), M.W. Elfatir Lintang yang akan membongkar dan melaporkan praktik dugaan korupsi di Kota Depok akhirnya diwujudkan.

Didampingi Sekretarisnya, R. Bambang. SS, Ketua Umum DPP CWI resmi melaporkan dugaan korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS) Kota Depok tahun 2015 – 2017 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Link Banner

Baca Juga : Terindikasi Korupsi, CWI Bidik 4 Pejabat dan 8 Anggota DPRD Depok

“Dugaan korupsi BOS itu kami temukan di tingkat Sekolah Dasar Negeri, dimana kerugian negara mencapai Rp 12 miliar lebih,” ujar Elfatir Lintang, Minggu (15/4/2018).

Dalam berkas laporannya, CWI membeberkan bahwa dugaan penyimpangan dana bos itu berdasarkan survey investigasi lapangan. Disebutkan, proyek pengadaan buku yang seharusnya gratis bagi siswa/i sekolah dasar se-kota Depok, ternyata harus dibeli oleh wali murid.

“Buku-buku paket, buku ajar dan buku pengayaan yang seharusnya dimiliki siswa/i secara gratis, ternyata harus dibeli. Kan jelas buku wajib diberikan gratis dan telah diatur dalam anggaran dana BOS. Terlebih ada beberapa sekolah dasar memberikan buku paket berupa foto copian dengan dikenakan biaya copian. Tak hanya itu, ada juga pihak sekolah beralasan tidak ada buku akibat keterlambatan pihak penerbit. Namun, buku-buku itu malah diperjualbelikan di toko tertentu,” bebernya.

Untuk itu Elfatir berharap KPK segera menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana korupsi yang dilaporkan CWI agar tidak berulang setiap tahunnya. (ferry)

Bagikan
  • 52
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •